Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika berangkat ke Karangasem pascapeningkatan status Gunung Agung dari level II ke level III, Siaga, Selasa (19/9). Gubernur berangkat pukul 10.30 Wita dari Denpasar. Rencananya Pastika akan melakukan kunjungan ke lokasi pengungsian warga.

Terkait aktivitas Gunung Agung, sejumlah stakeholder menggelar rapat untuk pembahasan penanganan. Rencananya rapat akan digelar pukul 11.00 Wita. Pihak dari BNPB dan Vulkanologi akan hadir dalam rapat di Kantor Bupati Karangasem itu.

Sebelumnya dalam rilis, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyebutkan laporan dari PVMBG dan pantuan visual dari Pos Pengamatam Gunungapi Agung, belum terjadi hujan abu. Gunung Agung belum meletus dan mengeluarkan hujan abu.

Pantauan satelit Himawari dari BMKG juga menunjukkan bahwa belum terdeteksi adanya hujan abu di sekitar Gunung Agung. Hasil analisis satelit Aqua dan Terra dari Lapan menunjukkan adanya 3 hotspot kebakaran hutan dan lahan di sekitar Kubu Kab Karangasem (sebelah utara-timurlaut) kawah Gunung Agung dalam 24 jam terakhir.

Baca juga:  Sembilan Sulinggih Akan Gelar Doa Bersama  di Pos Pantau Rendang

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya informasi hujan abu dan foto-foto yang beredar di sosmed adalah tidak benar hujan abu dari aktivitas vulkanik Gunung Agung. Kemungkinan itu adalah material abu dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sekitar Gunung Agung.

Aktivitas Gunung Agung terus dipantau intensif oleh PVMBG. Setiap informasi disampaikan kepada BNPB dan BPBD. Pemerintah terus mengambil langkah-langkah antisipasi.

“Masyarakat dihimbau untuk tenang. Jangan terpancing isu-isu menyesatkan. Saat ini banyak beredar hoax dan informasi yang menyesatkan sehingga menimbulkan keresahan. Sebarkan fakta dan informasi yang benar,” terangnya dalam rilis. (Rindra Devita/balipost)

Baca selengkapnya perkembangan seputar Gunung Agung di Harian Bali Post

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.