MANGUPURA, BALIPOST.com – Kebakaran hebat terjadi di jalan bypass Ngurah Rai dekat traffic light simpang Siligita, Nusa Dua, Jumat (8/9). Kebakaran tersebut menghanguskan 20 unit bangunan dalam waktu sekejap.

Kapolsek Kutsel Kompol I Nengah Patrem mengungkapkan, dugaan sementara kebakaran tersebut disebabkan oleh adanya konsleting listrik dari salah satu rumah, yang merembet dengan cepat dan menghanguskan bangunan disekitarnya. Diakuinya, api cepat membesar dikarenakan bangunannya berupa bedeng triplek dan tempat untuk mengepul barang bekas seperti kardus dan plastik bekas. “Ketika api muncul ditambah tiupan angin maka api seketika menjalar,” jelasnya.

Di lokasi tersebut, menurutnya ada 88 kk atau 300 jiwa yang bermukim ditempat tersebut. Karena terlalu padat dan berhimpitan, ini juga membuat resiko kebakaran sangat mudah merembet ke tempat lain. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa, namun kerugian materi diprediksi mencalai lebih dari puluhan juta.

Baca juga:  Pertahanan Eksistensi Homestay Ubud, Ini yang Harus Dilakukan

Salah seorang korban yang juga warga pemilik bangunan, Ali Surahman asal Probolinggo mengatakan, pihaknya tinggal disana dengan status mengontrak tanah. Dimana bangunan dilokasi diakuinya kebanyakan berupa bedeng karena untuk aktifitas mengepul sampah.

Saat kejadian Ali memang sedang keluar untuk berbelanja. “Kejadiannya sekitar jam 4 sore pak. Saat saya tinggal keluar berbelanja masih tidak apa-apa. Tapi saat saya balik api sudah membesar dan merembet,” ungkapnya.

Api yang membesar tersebut akhirnya berhasil dipadamkan sekitar jam 7 malam, yaitu dengan mengerahkan 7 unit damkar milik Pemkab Badung, ITDC dan Bali Pecatu Graha. Petugas sempat kewalahan memadamkan api karena akses menuju lokasi relatif sulit dijangkau. (Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.