Wayan Bona. (BP/ina)
BANGLI, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Bangli menargetkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata di Bangli tahun ini sebanyak 1 juta wisatawan. Sementara hingga akhir Juli, realisasi kunjungan wisatawan baru mencapai 479.496 orang atau kurang dari 50 persen.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli per akhir Juli, kunjungan wisatawan terbanyak di objek wisata Batur Kintamani, dengan jumlah kunjungan 66.611 orang. Disusul kemudian dengan objek wisata Penglipuran 120.140 orang, obyek wisata Kehen 7.632 orang, objek wisata Terunyan 7.427 orang dan obyek wisata Penulisan 340 orang. Dari total 479.496 wisatawan yang berkunjung ke Bangli, wisatawan asing tercatat mendominasi sebanyak 286.619 orang.

Sementara itu, dari Rp 22 miliar target pendapatan, yang sudah terealisasi hingga akhir Juli yakni sebesar Rp 11. 558.330.000. Dari lima objek wisata yang ada, Obyek Wisata Batur paling tertinggi menyumbangkan pendapatan dengan nilai mencapai Rp 9 miliar lebih, disusul kemudian Penglipuran Rp 2 miliar lebih, Kehen Rp 232 juta lebih, Terunyan Rp 130 juta lebih dan terakhir Penulisan dengan nilai Rp 10 juta lebih.

Baca juga:  PTSL di Bali Ditarget Rampung 2019

Kabid Bina Obyek Disparbud Kabupaten Bangli Wayan Bona saat dikonfirmasi Selasa (1/8) mengatakan dengan capaian pendapatan yang sudah mencapai 52 persen per akhir Juli, pihaknya optimis pendapatan pariwisata tahun 2017 bisa terpenuhi sesuai target yang telah ditetapkan. Untuk mencapai target tersebut pihaknya pun mengaku akan meningkatkan upaya penataan sekaligus promosi.

Diungkapkan Bona bahwa belum maksimalnya capaian target pendapatan disebabkan beberapa hal. Salah satunya karena penataan Kintamani yang belum tuntas. “Selain penataan, banyaknya pedagang acung yang masih mengejar-ngejar wisatawan juga tidak menyebabkan wisatawan enggan berkunjung,” ujarnya.

Ditambahkan Bona, pada tahun 2016 jumlah wisatawan yang ditarget berkunjung ke Bangli sebanyak 723.406 orang. Hanya saja realisasi kunjungannya hingga Desember tercatat 695.123 orang. Dari Rp 20 miliar target pendapatan yang ditetapkan, yang terealisasi hanya Rp 15 miliar lebih atau 79,56 persen. (Dayu Swasrina/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.