Ketua PKPI Bali, I Kadek Nuartana. (BP/rin)
DENPASAR, BALIPOST.com – PKPI Bali belum memutuskan hendak mengusung siapa dalam Pilgub Bali 2018. Menurut Ketua PKPI Bali, I Kadek Nuartana, pihaknya masih menunggu kepastian rekomendasi untuk paket resmi yang diusung partai politik besar macam PDIP dan Golkar.

Padahal, partai koalisinya dulu di Koalisi Bali Mandara yakni Golkar sebetulnya telah mengeluarkan rekomendasi resmi untuk Ketut Sudikerta sebagai calon gubernur. “Betul, tapi seperti di PDIP gembar-gembornya kan Pak Koster tetapi fakta legalnya kan beliau belum pegang (rekomendasi). Walaupun sekali lagi bicara SGB (Sudikerta Gubernur Bali, red) beliau mendapat rekomendasi tapi rekomendasi itu belum jelas apakah di nomor dua atau di nomor satu. Siapa yang bisa menggaransi beliau bisa nomor satu, belum ada yang pasti karena baru pribadinya, belum paketnya,” ujarnya, Senin (17/7).

Itu sebabnya, lanjut Nuartana, PKPI Bali tetap menunggu rekomendasi yang resmi dan pasti terkait paket cagub dan cawagub. Pihaknya juga akan melihat hasil survey atas paket yang nantinya muncul. Barulah kemudian bisa memutuskan arah koalisi. Sebab, goal dari mengusung suatu paket calon gubernur dan wakil gubernur adalah menang.

Baca juga:  Pilgub Bali Nihil Calon Perseorangan

Di sisi lain, Nuartana mengakui adanya rencana koalisi untuk opsi lainnya. Dikatakan, pihaknya sudah melakukan pembicaraan atau komunikasi politik dengan Partai Gerindra, PAN dan Nasdem. Bila semua partai bersatu dalam koalisi, tentunya bisa mengusung paket calon sendiri karena sudah mencapai 20 persen.

“Kita sudah (lakukan komunikasi politik, red), tetapi kembali sampai saat ini kami belum memberikan keputusan kemana. Siapapun nantinya tetap kami akan melihat paket. Kita melihat figur yang sudah pasti dulu jadi jangan sampai di awal kami sudah memutuskan bergabung dengan A ternyata tidak dapat rekomendasi kan kami malu sendiri,” tandasnya.

Sementara terkait rekomendasi Sudikerta, Sekretaris DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry sebelumnya menegaskan rekomendasi itu diberikan kepada Sudikerta sebagai calon gubernur Bali.

Hal yang sama juga ditegaskan Politisi Gaek Partai Golkar, I Ketut Suwandhi. Menurut Ketua Komisi II DPRD Bali ini, seluruh DPD 2 di 9 kabupaten/kota ditambah dengan kecamatan kompak menerbitkan rekomendasi untuk mengusulkan Sudikerta sebagai calon Bali 1. Sampai akhirnya turun rekomendasi dari DPP Golkar yang diserahkan langsung Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto. (Rindra Devita/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.