kendaraan
Sejumlah kendaraan berjalan pelan saat melintas di kawasan jalan Pantai Kuta. (BP/dok)
MANGUPURA, BALIPOST.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Badung, akan menambah kantung parkir di wilayah Kuta. Upaya ini guna mengatasi kemacetan pada saat musim libur panjang.

Kadishub Badung, AA Rai Yuda Dharma, mengatakan akan kembali melakukan koordinasi dengan sejumlah tokoh masyarakat di Kuta untuk membahas penambahan kantong parkir tersebut. “Kita koordinasikan dengan pihak tokoh masyarakat setempat dimana saja masih tersisa lahan untuk menampung parkir pengunjung ke Kuta,” ujar Yuda Dharma, Kamis (29/3).

Dia mengakui, masalah kemacetan di Kuta sudah sering menjadi pembahasan setiap akan adanya libur panjang. Kondisi ini merupakan dampak dari pariwisata yang berkembang  di Badung. Karena itu direncanakan untuk penambahan kantong parkir. “Memang sangat dibutuhkan  di Kuta (lahan parkir –red). Ini akan tetap menjadi atensi kami, karena kendalanya adalah terkait lahannya sekarang,” jelasnya.

Baca juga:  Pengungsi Membludak, Jalur Amlapura – Padangbai Macet

Sebelumnya, Pemerintah Badung sempat mewacanakan akan membangun parkir hidrolik, tapi sekali lagi hal itu terganjal lahan. Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan kajian untuk masalah kantong parkir ini untuk jangka panjangnya. “Penuhnya kantong parkir di Kuta juga diakibatkan sejumlah hotel sangat terbatas menyedikan kantong parkir,” katanya.

Birokrat asal Kerobokan ini menyebutkan telah melakukan sidak bersama pihak Satpol PP Badung. Hasilnya, hotel-hotel berharga murah ternyata tidak menyediakn parkir yang memadai untuk tamunya, sehingga mobil meluber hingga di jalan raya. “Kendaraan parkir meluber ke jalan raya di Pantai Kuta  dan Kemacetan pun tak terhindarkan,” ucapnya.

Kondisi masyarakat yang datang berkunjung ke objek wisata Kuta juga terkadang melanggar aturan parkir. Wisatawan yang datang kadang parkir sembarangan dipinggir jalan pantai Kuta, sehingga menimbulkan kemacetan panjang. (parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.