BANYUWANGI, BALIPOST.com – Pengamanan arus mudik pada tahun ini diamankan kapal patroli Mabes Polri. Salah satu kapal patroli diterjunkan di Selat Bali.

Kapal dari Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri ini akan mengawal penyeberangan kapal ferry. Fokusnya, mengantisipasi kecelakaan laut dan kemungkinan aksi kejahatan.

Kapal patroli ini akan bergabung bersama enam kapal patroli lain. Masing-masing satu kapal dari Ditpolair Polda Jatim, Satpolair Polres Banyuwangi, TNI AL Banyuwangi dan dua unit kapal Basarnas.

Kapal dari Baharkam Polri ini bernama lambung KP Sikatan, diawaki 40 personel Satpolair. “Selama arus mudik, Mabes Polri memberikan atensi khusus penyeberangan Selat Bali. Sehingga, diterjunkan satu kapal khusus untuk patroli,” kata Kasat Polair Polres Banyuwangi, AKP Subandi, Selasa (20/6).

Menurutnya, dua tahun terakhir Mabes Polri selalu mengirimkan kapal patroli untuk ikut mengamankan perairan Selat Bali. Kebijakan ini, kata Subandi, karena jalur pendek ini selalu dipadati pemudik. Kondisi cuacanya juga kerap tak bersahabat.

Baca juga:  Erupsi Gunung Agung Magmatik, Ini Penjelasan PVMBG

“Seluruhnya siaga 24 jam, mengamankan Selat Bali. Kita akan bagi waktu patroli secara bergiliran,” jelas Subandi.

Kapal-kapal ini akan berpatroli di seputaran Selat Bali, mengawal aktivitas pelayaran kapal ferry. Sehingga, jika terjadi laka laut, bisa dilakukan penanganan ekstra cepat.

Tak hanya antisipasi laka laut, kapal patroli ini menjamin keamanan para pemudik. “Fokus kita juga antisipasi pengacau. Saat mudik itu juga rawan aksi kejahatan,” tegas Subandi.

Kapal patroli ini akan disiagakan di Selat Bali hingga 3 Juli mendatang. Sehingga, para pemudik benar-benar aman saat menyeberang.

Selain kapal patroli, dikerahkan juga sejumlah sniper dan penjinak bahan peledak (jihandak) dari Polda Jatim. Mereka fokus mengamankan aktivitas pelabuhan Ketapang selama musim arus mudik dan arus balik Lebaran. (Budi Wiriyanto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.