Berat badan ideal anak-anak
Anak-anak sedang menyeberang jalan sepulang sekolah. Untuk mencapai berat badan ideal anak dibutuhkan asupan gizi yang cukup. (BP/dwa)
DENPASAR, BALIPOST.com – Orangtua pasti menginginkan anaknya mempunyai berat badan yang ideal. Namun faktanya, tak mudah mencapai berat badan ideal di usia pertumbuhan. Terkadang, anak justru mengalami kekurangan berat badan dan menjadi terhambat pertumbuhannya.

Problem ini lumrah dialami para orangtua yang punya anak di usia pertumbuhan. Lalu bagaimana caranya untuk meningkatkan berat badan ideal? Berikut sejumlah tips, dikutip dari klikdokter.com, untuk mencapai berat badan ideal :

1. Asupan yang cukup
Kenaikan berat badan dapat dicapai bila asupan makanan cukup. Artinya, jumlah asupan sesuai dengan kebutuhan kalori anak sesuai usianya. Jenisnya pun mencakup semua zat gizi yang dibutuhkan anak.

Baca juga:  Doyan Jengkol, Ini Tips Makannya
Secara umum, diet seimbang pada anak harus mencakup karbohidrat (nasi, kentang, singkong, roti), protein (daging sapi, ayam, ikan, tahu, tempe), dan lemak (daging, minyak). Selain itu Anda juga harus menyertakan vitamin dan mineral dalam jenis makanan yang sudah disebutkan tadi, ditambah dengan sayur dan buah-buahan.

Agar lebih mudah, berilah makanan sehat dengan jenis yang bervariasi agar mengandung berbagai macam nutrien.

2. Proses makan yang tepat
Cara pemberian makan yang kurang tepat dapat menyebabkan anak menolak untuk makan. Untuk menyiasatinya, Anda dapat makan bersama-sama dengan anak.

Ini karena anak lebih suka aktivitas yang dilakukan bersama-sama dengan orangtuanya. Selain itu, Anda pun perlu menyajikan makanan dalam bentuk yang menarik, atau memberikan menu yang bervariasi agar tidak membosankan.

Tak hanya itu, Anda pun harus memerhatikan jadwal pemberian makan anak. Biasakan untuk memberi makan pada jam-jam tertentu yang sudah ditetapkan, misalnya 3 kali makan besar dan 2 camilan.

Di luar jadwal tersebut, anak tidak dianjurkan untuk makan camilan atau minum susu. Ini dimaksudkan agar anak mengenal rasa lapar dan dapat memahami bahwa makan pada jam yang sudah ditetapkan merupakan kebutuhan, bukan kewajiban.

3. Tidur yang cukup
Semua zat nutrisi yang masuk harus diolah oleh tubuh. Tubuh bertumbuh dengan optimal saat anak sedang tidur. Ini karena tubuh berada dalam keadaan santai sehingga metabolisme dapat berjalan maksimal.

Oleh karena itu, setiap anak harus tidur minimal 8 jam sehari, ditambah 1-2 jam tidur siang. (Goes Arya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.