Ilustrasi. (BP/ist)
DENPASAR, BALIPOST.com – Kehamilan bagi kaum perempuan umumnya membawa masalah berat badan. Bahkan setelah melahirkan pun, persoalan berat badan terkadang tidak bisa diselesaikan.

Kondisi ini bahkan sering berlanjut hingga menyusui. Jangan khawatir terhadap persoalan berat badan ini. Anda bisa menyelesaikannya dengan rutin berolahraga.

Dikutip dari klikdokter.com, Anda bisa memulainya satu minggu pascamelahirkan. Jika Anda melahirkan dengan operasi caesar, tunggulah hingga enam minggu.

Berikut ini beberapa olahraga yang bisa Anda coba setelah melahirkan :

1. Senam Kegel
Untuk melakukan senam ini, kencangkan otot panggul bawah Anda seperti sedang menahan buang air kecil. Tahan selama 10 detik, lalu lepas. Tunggu 10 detik sebelum melakukan gerakan tersebut kembali. Lakukan hingga 10 kali dan ulangi dalam 3 set.

2. Jalan
Jalan pagi atau sore dapat menjadi olahraga pertama yang Anda lakukan ketika baru mulai keluar rumah. Sambil menjemur bayi di kereta dorong, Anda bisa sekaligus melemaskan otot tungkai dengan berjalan kaki.

3. Sit Up
Anda baru dapat melakukan sit up dengan aman setelah enam minggu pasca melahirkan. Saat hamil perut yang membesar membuat otot perut pun ikut meregang.

Baca juga:  Ini, Camilan Layak Konsumsi Sebelum Berolahraga
Regangan ini baru dapat menutup setelah kurang lebih 1- 2 bulan setelah melahirkan. Melakukan sit up terlalu cepat dapat menyebabkan cedera pada otot tersebut.

4. Push Up
Melakukan push up dapat bermanfaat untuk memperkuat otot tubuh bagian atas. Lakukan gerakan ini hingga 10 kali. Lalu ulangi sebanyak 3 set gerakan push up. Seperti sit-up, Anda pun baru cukup aman melakukan latihan ini enam minggu setelah melahirkan.

5. Angkat Beban
Menurut ACOG (persatuan dokter kebidanan dan kandungan Amerika), Anda juga perlu melakukan olahraga angkat beban sebanyak minimal 2 hari dalam seminggu. Gunakan dumbbell dengan berat 2- 3 kg. Lakukan 8- 10 kali gerakan angkat beban dan ulangi hingga tiga set.

Berolahraga setelah melahirkan dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Apalagi jika disertai dengan menjaga pola makan yang bernutrisi tepat. Tapi, pastikan Anda memilih olahraga yang tepat dan melakukannya dengan benar. Semoga berhasil. (Goes Arya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.