SEMARAPURA, BALIPOST.com – Sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Rama Klungkung, Rabu (15/3) siang heboh. Hal ini menyusul adanya sebuah sepeda motor yang tiba – tiba terbakar ketika melintas di Jalan Rama, Semarapura Klod Kangin, Klungkung, persisnya di selatan Jembatan Tukad Unda sekitar pukul 15.20 wita.

Kejadian sempat membuat satu unit mobil pemadam kebakaran Klungkung turun tangan. Sehingga api yang membakar sepeda motor tersebut tidak sampai membesar.

Kepala BPBD Klungkung, Putu Widiada ketika dikonfirmasi mengakui adanya sepeda motor yang terbakar di Jalan Rama. Motor tersebut diketahui milik Didik (42) asal Lumajang, Jawa Timur yang tinggal di seputaran Bukit Jati Gianyar.

Namun Putu Widiada tidak mengetahui persis penyebab sepeda motor pedagang rongsokan (Didik—red) tersebut terbakar. “Kemungkinan sepeda motor tersebut terbakar akibat barang rongsokan nempel dengan knalpot,” ujar Putu Widiada.

Kebetulan saat kejadian, Didik diketahui mengangkut barang rongsokan berbahan plastik tersebut menggunakan karung plastik. Semua barang rongsokan tersebut diangkut dibelakang sadel belakang sepeda motor. Sehingga ketika barang rongsokan yang dibawa menempel knalpot yang panas menimbulkan percikan api dan langsung membakar barang rongsokan dan bagian belakang sepeda motor.

Baca juga:  Kios Pasar Semarapura Terbakar

Untungnya, saat kejadian Didik cepat tanggap. Dia yang datang dari arah timur menuju selatan langsung berhenti dan menjauh dari sepeda motornya.

Warga yang melihat kejadian tersebut juga tidak berani mendekat. Karena api semakin membesar dan membakar barang rongsokan yang sebagian besar berbahan plastik tersebut. Kondisi jalan Rama juga sempat krodit selama setengah jam. Karena tidak ada pengendara yang berani melintas.

Api baru dapat dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran datang menyemprotkan air. Tapi dalam kejadian tersebut, bagian sadel belakang motor milik korban hangus terbakar. Begitupula barang rongsokan yang diangkut Didik ada sebagian yang terbakar. “Tidak ada yang luka dalam kejadian tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 ribu,” ujar Putu Widiada. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.