Komang Adi Antara saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Gianyar. (BP/nik)
GIANYAR, BALIPOST.com – Komang AA (19), Jumat (10/3), berurusan dengan polisi di Mapolres Gianyar. Remaja asal Karangasem ini dilaporkan telah menyetubuhi ML, yang masih duduk di bangku SMP. Korban ML pun telah menjalani visum di rumah sakit Sanjiwani Gianyar.

Kasus ini dilaporkan oleh orang tua korban. Dikantor polisi, terlapor mengakui sudah menyetubuhi ML sebanyak 2 kali. “Baru dua kali saja, saya tidak ada memaksa karena kami berpacaran dan saling suka,“ ucap Komang AA di Mapolres Gianyar.

Terlapor menuturkan perkenalannya dengan ML berlangsung via facebook sejak beberapa bulan lalu. Hingga Februari, mereka pun mulai berpacaran. Nah pada Rabu (8/3), remaja bertubuh kurus ini mengajak ML jalan-jalan mengunakan sepeda motor miliknya. Hingga Rabu malam sekitar pukul 19.00 wita, gadis 14 tahun ini langsung diajak ke tempat kos terlapor di Jalan Tojan, Desa Pering, Blahbatuh.

Ditempat itu, terlapor merengut kesucian anak gadis yang masih duduk di kelas 2 SMP. Namun karena tidak berani pulang, keesokan harinya, Kamis (9/3), ML masih tinggal di tempat kos terlapor. Hingga Jumat pagi, Komang AA mengaku kembali menyetubuhi ML sebanyak satu kali, sebelum pergi bekerja.

Baca juga:  Pantau Pilkada Gianyar, Polres Siapkan Posko Digital

Tak disangka, beberapa jam kemudian orang tua korban mendatangi tempat kos tersebut. ML yang masih lugu ini pun mengaku selama tinggal di kosan tersebut sudah disetubuhi oleh Komang AA.

Orang tua korban geram mendengar hal itu, langsung mencari Komang AA ditempatnya bekerja, kemudian menyeret remaja 19 tahun ini ke Maporles Gianyar.

Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni membenarkan laporan tersebut. Ia mengaku belum menerima laporan detail. Kini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan polisi terhadap pelapor dan terlapor. Polisi juga masih menunggu hasil visum terhadap ML yang dilakukan di RS Sanjiwani Gianyar. (manik astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.