Budidaya lebah madu di lingkungan Koramil 1619-08/Penebel, Desa Penebel, Kecamatan Penebel.(BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Babinsa Koramil 1619-08/Penebel, Serma I Made Arka, mengembangkan budidaya lebah madu di lingkungan Koramil 1619-08/Penebel, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Sabtu (7/11). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memanfaatkan potensi lingkungan sekaligus mengembangkan usaha yang bernilai ekonomi.

Budidaya lebah madu dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan lingkungan sekitar Koramil. Selain menghasilkan madu yang memiliki nilai jual, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dalam pemeliharaan lebah.

Baca juga:  Ditemukan Beroperasi Tak Sesuai Izin, Pemprov Bali Tutup PMA Sewa Motor

Serma I Made Arka mengatakan, budidaya lebah madu cukup potensial dikembangkan karena tidak membutuhkan lahan yang luas. Tanaman yang ada di sekitar lokasi juga menjadi sumber pakan bagi lebah.

“Kami memanfaatkan potensi yang ada agar menjadi kegiatan yang produktif. Selain menghasilkan madu, kami juga terus belajar supaya budidayanya bisa berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, budidaya lebah madu juga berpeluang dikembangkan masyarakat sebagai usaha tambahan. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan tersebut dapat memberikan penghasilan tanpa membutuhkan lahan yang luas.

Baca juga:  Masuki Hari ke-70 Berturut-turut, Korban Jiwa COVID-19 di Bali Kembali Bertambah

Selain menghasilkan madu, keberadaan lebah juga memberikan manfaat bagi lingkungan. Lebah membantu proses penyerbukan tanaman sehingga mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman di sekitarnya.

Pengembangan budidaya lebah madu tersebut menjadi salah satu kegiatan produktif Babinsa di wilayah binaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan potensi lingkungan menjadi usaha yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga.(Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN