Personel Polsek Mengwi melaksanakan pemantauan di jalur rawan gangguan kamtibmas. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Menyikapi aksi begal brutal yang terjadi di luar Bali, Polsek Mengwi meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya wilayah hukum Polsek Mengwi banyak lokasi sepi dan lintas kabupaten. Mengingat keterbatasan jumlah personel, polsek menggandeng aparat desa dan Babinsa untuk bersama-sama mencegah aksi begal, balapan liar serta kejahatan jalanan lainnya.

“Polsek Mengwi terus meningkatkan langkah-langkah preventif dan preemtif guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan jalanan, termasuk aksi begal,” ujar PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Sabtu (20/6).

Menurut Aiptu Ayu, upaya yang dilakukan Kapolsek Mengwi, Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa bersama anggotanya antara lain meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam rawan, terutama di jalur yang relatif sepi dan kawasan perbatasan dengan kabupaten lain. Melaksanakan blue light patrol, dialogis, serta menempatkan personel pada titik-titik yang dianggap memiliki kerawanan tinggi.

Baca juga:  Kapolda Bali Sebut Ini Sejumlah Alasan Personel Lakukan Pelanggaran Kode Etik hingga Pidana

Selain itu, Polsek Mengwi juga terus memperkuat sinergitas dengan aparat desa, pecalang, perangkat desa, Babinsa, serta unsur keamanan lingkungan lainnya. Kolaborasi ini penting untuk mempercepat pertukaran informasi terkait potensi gangguan kamtibmas dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat. “Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas, khususnya pada malam hingga dini hari. Segera melapor ke kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Baca juga:  Polisi Tangkap Pelaku Begal Gunakan Motor Curian

Kehadiran personel di lapangan sebagai upaya memberikan rasa aman serta menjaga situasi tetap kondusif. Beberapa waktu lalu personel Polsek Mengwi  melaksanakan patroli atensi beat utara menyusuri jalur Sayan – Sembung – Kuwum guna mengantisipasi adanya balap liar termasuk begal yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Selain melakukan patroli mobile, personel juga melaksanakan pemantauan dan pengawasan di kawasan Rest Area Desa Kuwum.

Baca juga:  Singgung Keluarga, Terdakwa Korupsi KUR Bank BUMN di Buleleng Menangis Bacakan Pledoi

Dalam kegiatan tersebut petugas berdialogis dengan masyarakat yang sedang beristirahat saat perjalanan malam. Petugas  menyampaikan imbauan kamtibmas agar selalu berhati-hati dalam berkendara karena waktu sudah memasuki larut malam dan tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya.

Blue Light Patrol akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas, balap liar maupun gangguan kamtibmas lainnya terutama pada malam hingga dini hari. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN