Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Pol. Yong Ferrydjon, Kamis (5/11) sore, saat meninjau kondisi Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pengembangan alternatif konektivitas penyeberangan Jawa–Bali mulai dimatangkan melalui koordinasi lintas instansi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kesiapan akses jalan dan pengaturan lalu lintas menuju Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng.

Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Pol. Yong Ferrydjon, Kamis (5/11) sore, turun langsung meninjau kondisi pelabuhan beserta akses jalan menuju kawasan tersebut. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat potensi kepadatan kendaraan, kondisi infrastruktur jalan, serta kebutuhan pengaturan dan rekayasa lalu lintas apabila Pelabuhan Celukan Bawang dikembangkan sebagai alternatif lintasan penyeberangan Jawa–Bali.

Baca juga:  Cuaca Buruk, Penyeberangan Ditunda Dua Jam dan Truk Terguling

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah aspek menjadi perhatian, terutama kelancaran arus kendaraan, aksesibilitas menuju pelabuhan, serta kesiapan pengaturan lalu lintas guna menunjang aktivitas transportasi dan operasional kepelabuhanan. “Kedatangan kami untuk kelancaran arus kendaraan, aksesibilitas menuju pelabuhan, serta kesiapan pengaturan lalu lintas,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), KSOP Kelas IV Celukan Bawang, dan BPTD Bali telah membahas peluang pengembangan alternatif lintasan penyeberangan Jawa–Bali. Pembahasan mencakup kesiapan fasilitas pelabuhan, kapasitas operasional, hingga aksesibilitas kendaraan menuju kawasan pelabuhan.

Baca juga:  Proyek Lanjutan Pelabuhan Kapal Pesiar Gagal Diselesaikan Tahun ini

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Celukan Bawang, Jumhari Nasrun, mengatakan koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam mendukung rencana pengembangan konektivitas transportasi tersebut. Terlebih, kesiapan aksesibilitas dan kelancaran arus kendaraan menjadi faktor penting dalam menunjang pelayanan pelabuhan. “Pelindo mendukung koordinasi bersama Ditlantas Polda Bali dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan kesiapan akses menuju pelabuhan,” ujarnya.

Melalui koordinasi tersebut, Pelindo bersama kepolisian dan instansi terkait terus memperkuat sinergi dalam mempersiapkan aspek transportasi dan kepelabuhanan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung peningkatan konektivitas Jawa–Bali, sekaligus mewujudkan kelancaran lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, dan optimalisasi layanan kepelabuhanan di wilayah Bali dan sekitarnya.

Baca juga:  Tinjau Pelabuhan Sanur, Gubernur Koster Disambut Antusias Warga

“Sinergi ini diharapkan dapat mendukung pengaturan lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, serta kelancaran aktivitas operasional pelabuhan,” imbuhnya.(Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN