Sekda Bali, Dewa Made Indra. (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mulai menyiapkan penanganan terhadap sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan akibat hujan lebat di wilayah Kabupaten Bangli dan Gianyar. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali telah melakukan peninjauan lapangan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan sekaligus menghitung kebutuhan anggaran perbaikan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mengatakan pengecekan terhadap sejumlah titik kerusakan telah dilakukan langsung oleh Kepala Dinas PU Provinsi Bali. Peninjauan tersebut menjadi tahapan awal sebelum pemerintah menentukan bentuk penanganan dan mengalokasikan anggaran perbaikan.

Baca juga:  8 Kabupaten di Bali Berpotensi Hujan, Cek Prakiraan Cuaca 3 Juli 2025

“Sudah ditinjau oleh Dinas PU. Kadis PU sudah keliling itu beliau. Tentu enggak hari ini jebol besok diperbaiki kan? Kan dicek dulu kerusakannya seperti apa, nanti perbaikannya butuh biaya berapa, dianggarkan dulu gitu. Tapi sudah dicek semua, Kadis PU sudah keliling diperiksakan,” ujar Dewa Made Indra saat ditemui di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11).

Menurutnya, penanganan kerusakan jalan tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa tanpa mengetahui kondisi teknis di lapangan. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan tingkat kerusakan serta besaran biaya yang dibutuhkan sehingga perbaikan dapat direncanakan dan dianggarkan sesuai kebutuhan.

Baca juga:  Kasus Pembunuhan di Jalan Nangka Utara, Terungkap Aksi Membabi Buta Terdakwa

Seperti diketahui, hujan lebat mengguyur Kabupaten Gianyar dan Bangli sejak Minggu (1/11) hingga Senin (2/11) dini hari. Curah hujan tinggi tersebut memicu sejumlah bencana hidrometeorologi, mulai dari tanah longsor, kerusakan badan jalan hingga pohon tumbang.

Di Kabupaten Gianyar, kerusakan cukup parah terjadi di Jalan Raya Buahan, Banjar Susut, Desa Buahan, Kecamatan Payangan. Badan jalan yang menjadi akses penghubung antardesa tersebut hampir 100 persen tergerus air sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Selain menyebabkan badan jalan jebol, hujan deras juga memicu tanah longsor di ruas Jalan Raya Buahan. Material longsoran dari tebing setinggi sekitar 10 meter menutup sebagian badan jalan dan sempat mengganggu arus lalu lintas.

Baca juga:  Kroser Perlu Latihan Trail Seperti di PON

Peristiwa longsor tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.00 WITA akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan kondisi tanah menjadi labil. Material tanah dengan ketebalan sekitar 40 sentimeter menutupi sebagian ruas jalan.

Petugas Polsek Payangan bersama Koramil Payangan, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar, serta masyarakat setempat kemudian melakukan penanganan di lokasi untuk membersihkan material longsoran. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN