DENPASAR, BALIPOST.com – Pura Agung Jagatnatha selalu ramai saat peringatan hari suci Saraswati yang jatuh pada Sabtu Umanis, Wuku Watugunung. Pada perayaan Sabtu (31/10), nampak umat Hindu telah memadati pura sejak pukul 07.00 WITA.

Pengurus atau pangempon pura mempersiapkan pelayanan maksimal terutama saat membeludaknya pamedek yang diperkirakan terjadi pada malam hari.

Pemangku atau Jan Banggul Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Ida Bagus Saskara mengatakan, pengurus pura telah melakukan berbagai persiapan sejak beberapa hari sebelumnya untuk menyambut hari suci yang datang setiap 6 bulan sekali ini. “Astungkara, masyarakat hari ini sudah berdatangan dari berbagai tempat untuk melakukan persembahyangan di Pura Agung Jagatnatha sejak jam 7 pagi,” ujarnya.

Baca juga:  Saraswati, Sinergi Paradogma dan Paradigma

Pelaksanaan piodalan Saraswati ini di-puput oleh Ida Pedanda Gede Jelantik Kerthajaya dari Griya Gede Kaliungu Kelod. Untuk memberikan kenyamanan kepada umat, pangempon telah menyiapkan pelayanan selama rangkaian persembahyangan berlangsung, termasuk bagi masyarakat yang melaksanakan persembahyangan hingga malam hari.

Ia memperkirakan puncak persembahyangan berlangsung pada malam hari, mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WITA. “Kami tetap akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat sehingga masyarakat bisa melakukan persembahyangan dengan nyaman dan memargi anteng,” katanya.

Baca juga:  Warga Padati Titra Panglukatan Taman Campuan

Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak sekadar menjadikan hari suci Saraswati sebagai kegiatan persembahyangan rutin. Menurutnya, Saraswati merupakan momentum untuk bersyukur atas anugerah pengetahuan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa melalui manifestasi-Nya yakni Dewi Saraswati.

Pengetahuan tersebut menjadi penerang atau sesuluh dalam menjalani kehidupan. Dengan bekal pengetahuan, manusia diharapkan mampu menjalani kehidupan dengan baik dan bijaksana.

Baca juga:  Polres Gianyar Gelar Patroli Sambang, Intensifkan Pengawasan di Pasar Rakyat

Karena itu, ia mengajak umat untuk mengawali perayaan Saraswati dengan melakukan persembahyangan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pelajar juga diharapkan melaksanakan persembahyangan di sekolah masing-masing sebelum mendatangi pura. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN