Suasana di Nuanu Park yang menampilkan patung Dewi Saraswati dan Athena di depan gerbangnya. (BP/Istimewa)

SINGASANA. BALIPOST.com – Kawasan Nuanu Creative City di Kabupaten Tabanan segera memiliki ruang publik baru berupa Nuanu Park. Taman seluas 1,6 hektare itu diproyeksikan menjadi pintu masuk utama bagi pejalan kaki menuju kawasan kreatif Nuanu sekaligus ruang interaksi publik yang menggabungkan unsur alam, seni, edukasi, rekreasi, dan aktivitas keluarga dalam satu kawasan terintegrasi.

Salah satu daya tarik utama adalah gapura yang difungsikan sebagai pintu masuk. Pembuatan gerbang itu dilakukan bersama seniman Bali, arsitek, pematung, serta penasihat budaya lokal dengan memadukan arsitektur Bali, kerajinan tradisional, dan teknologi multimedia modern.

Baca juga:  Banyupinaruh, Pura Taman Pecampuhan Sala Dipadati Pemedek

Simbol Athena dan Saraswati menjadi ikonnya sebagai representasi pengetahuan, kreativitas, dan hubungan antara tradisi dengan inovasi.

CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll mengatakan Nuanu Park menjadi langkah penting dalam menghadirkan ruang publik yang lebih terbuka dan mudah diakses masyarakat.

Menurutnya, Nuanu tidak ingin hadir sebagai kawasan yang eksklusif atau terlalu formal, melainkan menjadi tempat masyarakat datang, berinteraksi, dan memahami perkembangan ekosistem kreatif yang dibangun di kawasan tersebut.

Baca juga:  Laporan Akhir Tahun Budaya 2025, Merawat Budaya Bali dengan Spirit Kolektif

“Pengembangan infrastruktur publik seperti Nuanu Park sama pentingnya dengan proyek budaya dan hospitality berskala besar, karena memberi ruang bagi masyarakat untuk terus kembali dan merasa terhubung dengan Nuanu,” ujarnya.

Dalam preview tersebut, sejumlah fasilitas utama, mulai dari gerbang publik utama, amphitheatre, taman terbuka, playground, Botanical Garden, Kids Academy, area ropes course dan zipline, Nuanu Art Village, hingga jembatan penghubung antarkawasan, dieksplorasi.

Baca juga:  Warga Padati Titra Panglukatan Taman Campuan

Saat resmi dibuka nanti, Nuanu Park akan menghadirkan berbagai aktivitas publik seperti masterclass, program anak, eksplorasi budaya, aktivitas outdoor, area ramah hewan peliharaan, hingga kegiatan berbasis komunitas.

Kehadiran taman ini diharapkan memperkuat posisi Nuanu Creative City sebagai destinasi yang menghubungkan budaya, kreativitas, alam, dan komunitas dalam satu ekosistem terpadu. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN