Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (29/10), bergerak 47 poin atau 0,26 persen. Kurs menjadi Rp18.137 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.184 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa menyatakan kurs rupiah dipengaruhi pernyataan terkait arah kebijakan The Fed dan perkembangan ekonomi AS pasca agenda Federal Open Market Committee (FOMC).

Baca juga:  Telkomsel Perkenalkan Asset Performance Management

“The Fed mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,75 – 4,00 persen pada 28 Oktober waktu AS. Namun, inflasi AS yang masih tinggi dan belum adanya kepastian mengenai kebijakan suku bunga selanjutnya membuat pergerakan dolar AS tetap sensitif terhadap data ekonomi dan imbal hasil obligasi AS,” ucapnya dikutip dari Kantor Berita Antara.

FOMC menyetujui keputusan tersebut melalui pemungutan suara dengan hasil 10 banding 2. Langkah ini diambil untuk mendukung mandat ganda bank sentral, yaitu mencapai tingkat penyerapan tenaga kerja maksimal dan menjaga stabilitas harga.

Baca juga:  Rupiah Hari Ini, Nilai Tukar Kembali ke Rp18.000 per Dolar

Di samping itu, Ketua The Fed Kevin Warsh memperingatkan bahwa inflasi masih terlalu tinggi setelah terus berada di atas target 2 persen yang ditetapkan bank sentral selama hampir enam tahun. Ia menegaskan kesiapan untuk mengambil tindakan yang diperlukan guna memulihkan stabilitas harga.

“Pergerakan selanjutnya akan dipengaruhi oleh arus modal asing, kebutuhan dolar di dalam negeri, serta rilis data pertumbuhan ekonomi dan inflasi PCE (Personal Consumption Expenditures) AS yang dijadwalkan malam ini,” ungkap Amru.

Baca juga:  Kurs Rupiah Masih Melemah, Dipicu Respons Kenaikan Suku Bunga BI

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp18.128 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.183 per dolar AS. (kmb/balipost)

BAGIKAN