Pelepasan peserta Monarch Bali Charity Run 2026 oleh Bupati Buleleng yang diwakili Kadisdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebanyak 1.440 peserta mengikuti Monarch Bali Charity Run 2026 yang digelar di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Minggu (25/10). Kegiatan dalam memperingati Dies Natalis ke-17 Monarch Bali ini memadukan olahraga, kebersamaan, dan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Peserta yang terdiri atas keluarga besar Monarch Bali dan masyarakat umum dilepas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata,yang mewakili Bupati Buleleng. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus menumbuhkan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha, I Nengah Yasa Adi Susanto, S.H., M.H., mengatakan Monarch Bali Charity Run tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga membawa misi kemanusiaan melalui aksi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga:  Kongo vs Uzbekistan, Duel Penentu Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Menurutnya, nilai hospitality yang menjadi dasar pendidikan di Monarch Bali tidak hanya berkaitan dengan pelayanan profesional, tetapi juga mencakup empati, kepedulian, dan kontribusi kepada sesama.

“Melalui kegiatan ini, Monarch Bali menegaskan bahwa nilai dasar hospitality tidak hanya sebatas pelayanan profesional, melainkan juga ketulusan empati dan kontribusi nyata bagi sesama,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian, hasil yang diperoleh dari kegiatan tersebut difokuskan untuk mendukung aksi sosial bagi lanjut usia (lansia) dan anak-anak di wilayah Singaraja dan sekitarnya. Monarch Bali menggandeng Buleleng Social Community (BSC) untuk menyalurkan bantuan berupa paket sembako ke sejumlah desa. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu meringankan pemenuhan kebutuhan pokok warga yang membutuhkan.

Monarch Bali Charity Run 2026 mengambil titik start di Praja Mandala Singa Ambara Raja atau titik nol Singaraja. Peserta kemudian melintasi Jalan Veteran, Jalan Gadjah Mada, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman, dan Jalan Udayana, sebelum mencapai garis finis di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota Singaraja.

Baca juga:  Gubernur Koster Buka Rakernas Aliansi BEM SI

Sementara itu, Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, mengapresiasi penyelenggaraan Monarch Bali Charity Run 2026 yang dinilai menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat Buleleng. Menurutnya, olahraga tidak semata-mata tentang kecepatan mencapai garis finis, tetapi juga mengajarkan semangat, kedisiplinan, kebersamaan, dan sikap saling menguatkan.

“Kegiatan seperti ini patut diapresiasi. Buleleng menggeliat dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Monarch Bali,” ujar pejabat yang akrab disapa Gus Surya tersebut.

Ia berharap Monarch Bali terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang sehat, terampil, berkarakter, berdaya saing, serta memiliki kepedulian sosial. Kegiatan olahraga seperti charity run, lanjutnya, juga dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Baca juga:  Polres Buleleng Tindak Tegas Angkutan ODOL, Dua Kendaraan Langsung Ditindak

Suasana kegiatan semakin semarak dengan senam Zumba bersama, hiburan musik oleh DJ Rama, serta pesta kuliner bertajuk “Gemer Durian”. Panitia juga membagikan sejumlah hadiah (doorprize), di antaranya earphone, kulkas, hydropack, dan tiga unit sepeda sebagai hadiah utama.

Selain charity run, peringatan Dies Natalis ke-17 Monarch Bali diisi berbagai kompetisi untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan keterampilan generasi muda. Kompetisi tersebut meliputi Speech Competition, Latte Art, dan Fruit Carving, serta kompetisi keterampilan bidang hospitality, yakni Mixology, Table Setting, Making Bed, dan Dessert Plating.

Rangkaian perayaan Dies Natalis ke-17 Monarch Bali dijadwalkan mencapai puncaknya pada 28 Oktober 2026 di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja. (Adv/balipost)

BAGIKAN