KPU Gianyar melaksanakan monitoring Pemilihan Ketua OSIS Serentak 2026 yang digelar, Kamis (22/10). (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar berkomitmen memperkuat pendidikan pemilih bagi generasi muda. Salah satunya ditunjukkan lewat kegiatan monitoring Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pemilos) Serentak Tahun 2026 yang digelar di sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Gianyar Kamis (22/10).

​Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi secara langsung di lingkungan sekolah sekaligus memberikan pengalaman berdemokrasi yang nyata bagi para siswa. ​Pemantauan dilaksanakan langsung oleh para anggota KPU Kabupaten Gianyar yaitu I Kadek Agus Mudita, Ni Made Suniari Siartikawati, Gusti Bagus Agung Swandhita, dan Dewa Ngakan Nyoman Suardita, dengan didampingi jajaran sekretariat.

Enam sekolah yang dikunjungi meliputi SMK PGRI 2 Gianyar, SMP Negeri 3 Tampaksiring, SMP Negeri 1 Blahbatuh, SMP Negeri Hindu 2 Sukawati, SMP Negeri 1 Ubud, dan SMP Negeri 1 Sukawati.

Baca juga:  Suwirta Serahkan Surat Pengunduran Diri sebagai Bupati ke DPRD Klungkung

​Ketua KPU Kabupaten Gianyar, I Wayan Mura menegaskan bahwa pemilihan ketua OSIS merupakan wadah krusial dalam membentuk pemahaman demokrasi pada usia sekolah. ​“Kami ingin demokrasi tidak hanya dipahami sebagai teori di ruang kelas, tetapi juga dipraktikkan secara langsung. Melalui pemilihan ketua OSIS, siswa belajar menggunakan hak pilih, menghargai perbedaan, serta memahami tanggung jawab dalam menentukan pemimpin,” tegas Mura.

​Dalam monitoring tersebut, KPU Gianyar mengapresiasi tingginya inovasi teknologi yang diterapkan sekolah-sekolah. Sistem pemilihan berbasis electronic voting (e-voting) diterapkan di SMP Negeri 1 Sukawati dan SMP Negeri Hindu 2 Sukawati. Pemantauan di kedua sekolah tersebut juga turut dihadiri oleh anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan.

Baca juga:  Pilgub Bali 2024, Gerindra Bali Ajukan Nama Rai Mantra ke Prabowo

​Inovasi menarik lainnya dihadirkan oleh SMK PGRI 2 Gianyar. Sekolah tersebut memfasilitasi e-voting khusus bagi siswa yang sedang menjalani program kerja lapangan (PKL)/magang di luar sekolah, sehingga hak pilih para siswa tetap terjaga meski berada di luar area sekolah.

​Anggota KPU Gianyar sekaligus Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Gusti Bagus Agung Swandhita menyampaikan pentingnya pembelajaran demokrasi berbasis pengalaman langsung ini. ​“Pendidikan pemilih bukan sekadar mengajarkan cara memilih, tetapi juga membangun kesadaran untuk berpartisipasi secara kritis dan bertanggung jawab. Pemilihan Ketua OSIS menjadi ruang bagi siswa untuk mengalami proses demokrasi, sementara inovasi e-voting memperkenalkan pemanfaatan teknologi dengan tetap mengedepankan prinsip kesetaraan hak pilih, kerahasiaan suara, dan integritas pemilihan,” ujar Swandhita.

Baca juga:  Indonesia-Prancis Sepakat Deklarasikan Visi Bersama Diplomatik

​Sebagai puncaknya, KPU Kabupaten Gianyar akan menyelenggarakan pengukuhan bagi ketua OSIS terpilih secara serentak. Acara ini dirangkaikan dengan pengukuhan Kader Literasi Bangun Demokrasi (Kalibrasi) yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026 di Puspem Gianyar, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Para ketua OSIS direncanakan dikukuhkan langsung oleh Bupati Gianyar. Momentum ini diharapkan tidak hanya mengukuhkan kepemimpinan pelajar, tetapi juga mendorong peran Kader KALIBRASI sebagai agen penggerak pendidikan pemilih di kalangan sebaya, baik di sekolah maupun melalui media sosial. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN