
GIANYAR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar bersiap merealisasikan pembangunan gedung baru untuk SD Negeri 5 Buahan yang berlokasi di Banjar Susut, Desa Buahan, Kecamatan Payangan. Proyek relokasi dan revitalisasi fasilitas pendidikan ini dijadwalkan mulai dieksekusi pada tahun anggaran 2027 mendatang.
Kepastian pembangunan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama, Selasa (20/10). Pria yang akrab disapa Ngurah Bem ini mengonfirmasi bahwa pihak desa setempat bersama Pemkab Gianyar telah mengamankan lahan pengganti.
“Kemarin sudah dapat lahan dari desa dan sudah diserahkan ke kita. Rencananya tahun 2027 sudah mulai kita eksekusi,” ujar Ngurah Bem.
Terkait posisi bangunan baru, Ngurah Bem menjelaskan bahwa lokasi tanah berada di lingkungan Banjar Susut, tepatnya mengarah ke utara dari kawasan Hanging Garden.
Mengenai kebutuhan dana, Pemkab Gianyar memperkirakan alokasi anggaran akan berada di kisaran Rp4 miliar hingga Rp5 miliar. Angka ini sedikit melebihi standar unit sekolah baru pada umumnya karena memperhitungkan kondisi topografi tanah di lokasi target.
“Kalau acuan standar unit sekolah baru biasanya sekitar Rp3 miliar sampai Rp4 miliar. Tapi melihat kondisi lahannya yang menurun, kemungkinan bisa Rp4 miliar sampai Rp5 miliar,” imbuhnya.
Seluruh pembiayaan proyek relokasi ini nantinya bersumber penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2027. Fasilitas yang disiapkan dipastikan memenuhi standar operasional sekolah dasar secara menyeluruh, mencakup ruang kelas belajar, ruang guru, hingga ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, Wayan Mawa, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari arahan jajaran pimpinan daerah termasuk Bupati dan Sekda Gianyar untuk mempercantik dan meningkatkan kelayakan fasilitas seluruh sekolah di Kabupaten Gianyar.
Spesifik untuk SDN 5 Buahan, tata letak gedung lama dinilai sudah tidak ideal untuk keselamatan serta kenyamanan proses belajar mengajar.
“Intinya, berdasarkan kondisi di lapangan, fisik SDN 5 Buahan memang kalau dilihat dari tata letaknya terlalu mepet ke jalan, sehingga memang sangat layak untuk direlokasi,” jelas Wayan Mawa.
Dalam pemetaan lokasi baru, Pemkab Gianyar bekerja sama dengan Perbekel setempat memanfaatkan lahan yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Bali di kawasan Susut. Saat ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar tengah melengkapi berkas administrasi pengajuan hibah lahan yang akan diajukan oleh Bupati Gianyar kepada Gubernur Bali agar proses alih status tanah berjalan lancar. (Wirnaya/balipost)










