
DENPASAR, BALIPOST.com – Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. melanjutkan agenda silaturahminya dengan menyambangi tokoh lintas agama di Pulau Dewata. Kali ini, ia melaksanakan kegiatan Sambang Kamtibmas dan berinteraksi dengan pamedek di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar, Selasa (20/10).
Tujuannya untuk memperkuat toleransi, mempererat hubungan kemitraan antara institusi kepolisian dengan pemuka agama dan adat, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bali tetap kondusif.
Kegiatan Sambang Kamtibmas ini merupakan bagian dari program strategis Quick Wins yang dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., yakni bentuk nyata kedekatan polisi bersama masyarakat. Selain itu, mempercepat peningkatan pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Setibanya di pura yang menjadi ikon spiritual Kota Denpasar tersebut, Kapolda Pasma disambut oleh pangempon pura, para tokoh adat, serta perwakilan instansi terkait. Acara diawali dengan pemberian tirta yang berlangsung khidmat demi memohon keselamatan, kedamaian, dan kerahayuannya jagat Bali.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Irjen Pasma menyampaikan bahwa kehadirannya beserta jajaran di Pura Agung Jagatnatha merupakan bentuk silaturahmi dalam membangun komunikasi yang baik, serta momentum untuk perkenalan diri sebagai Kapolda Bali.
“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih karena telah diterima dengan baik. Pada kesempatan ini, izinkan kami memperkenalkan diri sebagai Kapolda Bali yang baru,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, wujud nyata kedekatan emosional antara polisi dengan masyarakat yang telah lama dibina akan dapat menciptakan ruang seluas-luasnya dalam menyerap aspirasi secara langsung dari masyarakat, yang merupakan bagian dari program Sambang Kamtibmas. Kapolda menambahkan, melalui ajaran Tri Hita Karana, keterlibatan dan kolaborasi erat dari seluruh elemen masyarakat bersama Polri, akan dapat mewujudkan keamanan dan ketertiban yang berkesinambungan.
“Melalui hubungan baik antara manusia dengan sang pencipta, manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam atau lingkungan, saya yakin kamtibmas yang kondusif terwujud nyata.” ujar Pasma.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat toleransi beragama yang selama ini telah menjadi fondasi kokoh kehidupan sosial di Bali. Menghadapi berbagai agenda penting daerah ke depan, Kapolda Pasma mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, tidak mudah terprovokasi, dan aktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya. (Kerta Negara/balipost)










