Antrean mengurai, Petugas SPBU di Wilayah Kecamatan Sukawati melayani konsumen yang membeli BBM Minggu (18/10). (BP/Wir)

GIANYAR, BALIPOST.com – ​Kepolisian Sektor (Polsek) Sukawati melakukan pengamanan ketat sekaligus monitoring ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Minggu (18/10).

Langkah ini diambil guna memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif serta mengantisipasi dampak dari keterlambatan distribusi BBM dari depo Pertamina.

​Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, memimpin langsung jajarannya dalam pemantauan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WITA tersebut. Sebanyak sembilan SPBU yang tersebar di wilayah hukum Polsek Sukawati mendapat perhatian penuh dengan pengerjaan masing-masing tiga personel Polri di tiap titik pengisian.

Baca juga:  Penertiban ODOL Segera Diberlakukan, Satlantas Mulai Survei

​”Personel kami terjunkan langsung ke sembilan SPBU yang ada di wilayah Sukawati untuk melakukan pengamanan serta memantau pergerakan antrean dan ketersediaan stok BBM di lapangan,” ujar Kapolsek Sukawati mencontohkan SPBU Banjar Dentiyis Batuan (No. 54.805.01): Antrean konsumen telah membubarkan diri karena stok habis dan masih menunggu pasokan kiriman dari Depo Pertamina.

​Kompol I Nyoman Wiranata menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan di lapangan, antrean konsumen sempat terjadi akibat adanya keterlambatan pasokan dari depo. Pengelola SPBU sempat berencana menerapkan skema plat nomor ganjil-genap untuk BBM bersubsidi, tetapi pengetatan pembatasan jumlah pembelian yang berhasil dijalankan dengan efektif.

Baca juga:  Jangan Lewatkan, Promo SIT Apresiasi Pelanggan di Akhir Tahun

​”Sistem pembatasan pembelian sudah diterapkan, di mana pembelian untuk kendaraan roda dua (sepeda motor) dibatasi maksimal 3 liter dan untuk kendaraan roda empat (mobil) maksimal 20 liter. Langkah ini diambil agar seluruh masyarakat mendapatkan bagian secara merata selagi menunggu pengiriman pasokan tiba,” jelas Kompol I Nyoman Wiranata.

​Memasuki sore hari, kondisi antrean panjang warga yang membludak di luar area SPBU dan memakan badan jalan secara bertahap mulai terurai. Pembelian BBM kembali berjalan lancar dengan antrean kendaraan yang teratur di dalam area SPBU.

Baca juga:  Sejumlah Spanduk Paslon di Bangli Dilaporkan Hilang

​”Secara umum situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sukawati masih relatif aman dan kondusif. Walau sempat ada perlambatan arus lalu lintas di beberapa titik, pengaturan dari personel di lapangan membuat situasi tetap terkendali. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying,” pungkas Kompol I Nyoman Wiranata. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN