Peninjauan FIKSI oleh Kepala Pusat Prestasi Nasional. (BP/Yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Produk kewirausahaan siswa peserta Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026 berpeluang menembus pasar yang lebih luas. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menjajaki upaya memasukkan produk-produk tersebut ke katalog Kementerian UMKM.

Kepala Pusat Prestasi Nasional, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, mengatakan produk peserta FIKSI dari tahun sebelumnya dan tahun ini akan didorong masuk katalog tersebut. Langkah ini diharapkan membuka akses pemasaran yang lebih luas, termasuk memperkenalkan produk karya pelajar kepada wisatawan mancanegara.

“Produk-produk anak-anak yang tahun lalu ditambah dengan yang tahun ini nanti kita dorong untuk masuk di katalog Kementerian UMKM. Ketika ada wisatawan dari luar negeri datang, produk-produk mereka bisa ditampilkan,” ujarnya saat meninjau karya peserta FIKSI 2026 di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Selasa (13/10).

Baca juga:  Polisi Amankan Pelajar Bawa Motor Berknalpot Brong

Menurut Irene, upaya tersebut menjadi bagian dari keberlanjutan pembinaan kewirausahaan pelajar. Produk yang dihasilkan siswa tidak hanya diharapkan menjadi karya untuk memenuhi persyaratan kompetisi, tetapi juga berkembang menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar.

Terlebih, beragam produk peserta mengangkat potensi lokal dari daerah masing-masing. Dengan dukungan promosi dan akses pasar, karya-karya tersebut berpeluang dikenal lebih luas sekaligus memperkenalkan kekayaan dan kreativitas daerah.

Irene menegaskan, FIKSI tidak semata-mata bertujuan melahirkan pemenang kompetisi. Ajang ini juga menjadi sarana memfasilitasi siswa yang memiliki minat dan bakat dalam inovasi serta kreativitas yang berpotensi meningkatkan perekonomian.

Baca juga:  Go-Food Festival Hadir di Bali

“Kita membayangkan mereka tidak lagi mencari pekerjaan, tetapi mereka bisa menciptakan pekerjaan. Itu yang utama,” katanya.

Menurutnya, pengalaman berwirausaha sejak bangku sekolah penting untuk membangun kemandirian generasi muda. Siswa diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memahami proses pemasaran, memperoleh pendapatan, serta mengelola keuangan usaha.

“Selain peluang pengembangan pasar, para juara FIKSI juga berkesempatan mengikuti seleksi Beasiswa Talenta Indonesia, program kerja sama Pusat Prestasi Nasional dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),” jelasnya.

Baca juga:  Impresif! Ini 10 Capaian BRI Sepanjang 2022 

Sementara itu, Rektor Undiksha Prof. Dr. I Wayan Lasmawan mengapresiasi kreativitas dan inovasi yang ditampilkan para peserta. Menurutnya, karya-karya tersebut menunjukkan potensi generasi muda dalam mengembangkan usaha dan berkontribusi terhadap perekonomian.

Sebagai bentuk dukungan terhadap talenta berprestasi, Undiksha memberikan kesempatan kepada juara I, II, dan III pada setiap kategori FIKSI untuk diterima tanpa tes seleksi, dengan pengecualian program studi di lingkungan FK yang tetap mengikuti mekanisme seleksi sesuai ketentuan. Undiksha juga menyediakan beasiswa rektor bagi calon mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku. “Nanti para juaranya akan diterima langsung masuk ke Undiksha,” kata Lasmawan. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN