Irjen. Pol. Daniel Adityajaya pimpin apel pagi terakhir di Mako Polda Bali. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. menyempatkan diri pimpin apel pagi di Mako Polda Bali, Senin (12/10). Ini menjadi momen penuh makna karena Irjen Daniel pimpin apel pagi terakhirnya, sebelum melanjutkan pengabdian dan mengemban amanah di tempat penugasan yang baru. Ia berpesan agar semangat melayani masyarakat harus tetap dijaga oleh dengan baik.

Mantan Kapolda Bali ini menyampaikan kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan tugas menjadi bagian penting dari pesan yang disampaikan, sekaligus pengingat bahwa setiap capaian organisasi lahir dari kerja keras dan pengabdian seluruh personel. Ia menyampaikan terima kasih atas loyalitas, dedikasi, dan kebersamaan seluruh jajaran selama masa kepemimpinannya.

Baca juga:  Sebanyak 150 Koperasi Tak Aktif akan Dibubarkan

Jenderal bintang dua ini menegaskan bahwa keberhasilan Polda Bali bukanlah hasil kerja seorang pemimpin semata, melainkan buah dari pengorbanan seluruh personel. “Saya menitipkan pesan kepada seluruh personel Polda Bali agar soliditas, integritas, dan semangat melayani masyarakat terus dijaga. Pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang tidak boleh memutus kebersamaan ataupun menghentikan hal-hal baik yang telah dibangun,” ujar Daniel.

Ia berharap seluruh personel tetap profesional, humanis, dan senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Selain itu, Daniel  menekankan pentingnya menjaga sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, desa adat, pecalang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen masyarakat.

Baca juga:  Makan Apel Setiap Hari, Ini 10 Manfaatnya

Menurutnya, keamanan Bali tidak dapat diwujudkan oleh Polri seorang diri, melainkan membutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama. Menutup arahannya, Irjen Daniel menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama memimpin Polda Bali serta berharap persaudaraan yang telah terjalin tetap terjaga meskipun kelak menjalankan tugas di tempat berbeda.

“Momen ini menjadi pengingat bahwa jabatan dapat berganti dan tempat pengabdian dapat berubah, tetapi semangat kebersamaan, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara harus terus berjalan,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Agung Wardika Pimpin Pexi Badung
BAGIKAN