
MANGUPURA, BALIPOST.com – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai merupakan salah satu objek vital nasional yang ada di Bali. Oleh karena itu kondusivitas bandara tersebut harus tetap terjaga karena jadi tujuan penerbangan internasional. Oleh karena itu pengamanan dilakukan secara berlapis melibatkan Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, TNI AU, Avsec, pihak Angkasa Pura, Otoritas Bandara, Imigrasi, Bea Cukai, serta stakeholder lainnya.
“Masing-masing memiliki peran sesuai dengan tugas dan kewenangannya, serta terus melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif. Pada prinsipnya, keamanan bandara merupakan tanggung jawab bersama, sehingga sinergi dan kolaborasi antarinstansi menjadi kunci dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat maupun pengguna jasa bandara,” kata Kasi Humas Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai, Ipda Gede Suka Artana, Sabtu (10/10).
Di samping itu, menurut Ipda Suka, kawasan bandara juga terpasang CCTV di titik strategis. CCTV sangat membantu kepolisian dalam mendukung pemantauan situasi keamanan di berbagai titik, khususnya untuk mengetahui kondisi di lapangan, mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, serta membantu proses penanganan maupun penyelidikan apabila terjadi suatu kejadian.
Pemanfaatan CCTV juga menjadi bagian dari sinergi dengan pihak pengelola bandara dalam meningkatkan efektivitas pengawasan dan menciptakan situasi keamanan yang semakin optimal.
“Prioritas pengamanan meliputi area terminal, baik di dalam maupun di luar terminal, area parkir, akses keluar-masuk bandara, area kedatangan dan keberangkatan, serta titik-titik yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi,” tegasnya.
Pengamanan dilaksanakan secara dinamis dan situasional dengan menyesuaikan perkembangan aktivitas serta kondisi di lapangan, sehingga kehadiran personel dapat ditempatkan pada titik-titik yang membutuhkan pengawasan dan pelayanan lebih optimal.
Sedangkan upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan dilakukan melalui pengamanan secara preventif dan humanis, patroli serta pemantauan secara berkala, pengaturan dan pengawasan di titik-titik rawan, serta koordinasi yang intensif dengan TNI AU, Avsec, Angkasa Pura dan seluruh stakeholder terkait.
Di samping itu, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai terus mengedepankan pelayanan yang cepat, responsif dan humanis. Setiap potensi gangguan akan diantisipasi dan ditangani secara cepat sesuai dengan situasi di lapangan.
Tujuannya tentu untuk memastikan seluruh aktivitas di kawasan bandara berjalan aman, tertib dan lancar, sehingga masyarakat, penumpang maupun pengguna jasa bandara dapat merasa aman dan nyaman selama berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (Kerta Negara/balipost)










