Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan. (BP/bit)

SINGASANA, BALIPOST.com – Kabupaten Tabanan masih membutuhkan tambahan 837 tenaga pendidik untuk jenjang TK hingga SMP. Rencana pemerintah pusat membuka 139 ribu formasi CPNS guru pada 2027 tanpa mewajibkan sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG) saat pendaftaran tentunya sangat disambut positif Dinas Pendidikan Tabanan karena dinilai dapat memperluas peluang pemenuhan kebutuhan guru di daerah.

Kepala Disdik Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, mengatakan bahwa kebijakan tersebut memberikan kesempatan lebih luas bagi calon guru, termasuk tenaga honorer dan lulusan baru S1/D-IV, untuk mengikuti seleksi aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, tambahan tenaga pendidik sangat dibutuhkan Tabanan untuk mengatasi kekurangan guru yang terjadi di sejumlah sekolah negeri. “Yang paling kami butuhkan saat ini adalah tambahan guru sesuai kebutuhan di lapangan. Persoalan sertifikasi bisa mengikuti mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujarnya, Jumat (9/10).

Baca juga:  Pengumuman Rekrutmen THL Tanpa Cap Viral di Medsos

Berdasarkan pemetaan kebutuhan hingga 31 Desember 2026, Tabanan masih kekurangan 837 guru. Jumlah tersebut mencakup tenaga pendidik pada jenjang TK, SD, hingga SMP. Sementara itu, kewenangan pengelolaan guru SMA berada di Pemerintah Provinsi Bali. Kekurangan tersebut salah satunya dipicu oleh banyaknya guru yang memasuki masa pensiun. Pada 2026, sekitar 300 guru di Tabanan tercatat memasuki masa purnatugas sehingga kebutuhan pengganti semakin mendesak.

Baca juga:  Satreskrim Ungkap Penipuan Rekrutmen CPNS

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdik Tabanan telah menyampaikan hasil analisis kebutuhan tenaga pendidik kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan. Usulan formasi tersebut selanjutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan riil sekolah dan kemampuan keuangan daerah. Dengan demikian, jumlah guru yang nantinya direkrut akan mengikuti hasil pembahasan dan kebijakan yang ditetapkan.

Darma Utama berharap alokasi 139 ribu formasi CPNS guru secara nasional pada 2027 dapat membantu daerah memenuhi kebutuhan tenaga pendidik secara bertahap. Terkait wacana penarikan kewenangan rekrutmen guru oleh pemerintah pusat, pihaknya menyatakan siap mengikuti mekanisme yang ditetapkan.

Baca juga:  Gianyar Usulkan Ribuan Guru Jadi P3K

Menurutnya, hal terpenting adalah proses rekrutmen mampu menjawab kekurangan guru di sekolah-sekolah Tabanan. “Bagaimana pun mekanismenya, kami berharap kebutuhan 837 guru di Tabanan bisa mendapat perhatian sehingga proses belajar mengajar di sekolah berjalan optimal,” tegasnya.

Secara nasional, pemerintah merencanakan perekrutan 139 ribu CPNS guru pada 2027 sebagai bagian dari upaya memenuhi kekurangan 464.856 guru dalam kurun waktu tiga tahun. Sementara itu, tenaga honorer non-ASN yang belum lolos seleksi dipastikan masih dapat mengajar dengan dukungan pembiayaan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sesuai ketentuan yang berlaku.(Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN