Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah Menteri, Wamen dan Kepala Lembaga Kebinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (BP/Antara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Jumat (2/10) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.

Dari Presiden lakukan perombakan kabinet besar-besaran hingga Sungai Oongan di Kawasan Taman Budaya Bali dinormalisasi.

Berikut 5 berita yang disajikan Koran Bali Post pada hari ini:

1. Presiden Lakukan Perombakan Kabinet Besar-besaran

Jakarta (Bali Post) –

Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran Kabinet Merah Putih pada Kamis, (1/10).

Sejumlah pejabat yang disebut bakal memangku jabatan baru telah hadir di Istana Merdeka Jakarta pada pukul 14.00 WIB.

Baca juga:  Terkait Malam Pangerupukan, Polsek Dentim Petakan Kerawanan

Ini merupakan reshuffle ketujuh yang berlangsung dalam rentang dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

2. Program Bedah Rumah Bali Dikebut, 1.410 Unit Sudah Terealisasi

Denpasar (Bali Post) –

Pemerintah Provinsi Bali bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mendorong percepatan program perumahan bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan agenda Progres Program APBN dan Non-APBN Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Provinsi Bali, yang diikuti Gubernur Bali Wayan Koster secara virtual melalui Zoom, Rabu (30/9) malam.

Baca juga:  Bulan Bung Karno 2026 Ditutup, Koster Tegaskan PDIP Bali Kedepankan Kerja Nyata 16 Gerakan Ideologis

3. Inflasi Bali 3,79%, Belum Tentu Cerminkan Pelemahan Daya Beli

Denpasar (Bali Post) –

Inflasi Bali pada September 2026 mencapai 3,79 persen secara tahunan.
Namun, angka tersebut belum sertamerta menunjukkan pelemahan daya beli masyarakat.

4. Ironi Pertanian Bali, Petani Tak Dilindungi, Subak Dianaktirikan

Denpasar (Bali Post) –

Alih fungsi lahan pertanian di Bali yang terus terjadi merupakan wujud nyata ironi sektor pertanian Bali.

Penyebab alih fungsi lahan salah satunya karena petani tak benar-benar dilindungi.

Baca juga:  GTPP COVID-19 Tidak Bubar, Ini Dampak Terbitnya Perpres No. 28 Tahun 2020

Sawah ditetapkan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), namun
tak ada insentif yang disediakan.

SementaraSubak nasibnya lebih ironis. Dikagumi tetapi dianaktirikan.

5. Sungai Oongan di Kawasan Taman Budaya Bali Dinormalisasi

Denpasar (Bali Post) –

Sungai Oongan yang berada di kawasan Taman Budaya Bali, Art Center Denpasar, dinormalisasi dan diperlebar untuk meningkatkan kapasitas aliran
air sekaligus mengantisipasi luapan saat musim hujan.

Sungai tersebut sebelumnya kerap meluap hingga menggenangi kawasan Taman Budaya, termasuk lantai bawah Gedung Ksirarnawa. (*)

BAGIKAN