
DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari).
Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 28 September 2026, dikutip dari kalenderbali.org.
Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.
Amertayoga
Baik untuk membangun, mencari pangupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha/perusahaan.
Dauh Ayu
Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.
Kala Gumarang Munggah
Baik melakukan upacara Bhuta Yadnya. Tidak Baik untuk menanam sirih, tembakau.
Kala Jangkut
Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.
Kala Mereng
Tidak baik untuk bercocok tanam
Kala Rebutan
Baik untuk membuat tempat berjualan, membuat alat-alat tempat barang dagangan, alat-alat penangkap ikan, membuat dan memasang kungkungan.
Kala Sor
Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.
Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.
Taliwangke
Baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau di kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi/benda-benda mati. Tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun, membuat tali ternak. (Sumarthana/balipost)










