Ilustrasi. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 27 September 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Hindari Mengularnya Antrean, Jalan Alternatif Dibuatkan di TPA Suwung

Agni Agung Patra Limutan
Baik membuat/meramu obat-obatan, menghilangkan yang angker. Tidak baik membangun rumah, mengatapi rumah, pindah rumah, atau memasuki rumah baru.

Gagak Anungsang Pati
Tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa

Kala Gotongan
Baik untuk memulai suatu usaha. Tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat.

Kala Kutila
Baik untuk memulai pekerjaan yang mempergunakan api.

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Baca juga:  Baik untuk Membuat Bendungan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 19 Februari 2026

Rekatadala Ayudana
Baik untuk menanam tanaman yang beruas/berbuku, melakukan dana punia (beramal).

Sampar Wangke
Tidak baik untuk bersenggama, kalau dilanggar bisa melahirkan bayi yang penuh kesialan dan kemalangan.

Titibuwuk
Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul.

Tutur Mandi
Baik untuk melakukan hal yang bersifat gaib (kedyatmikan), memberikan petuah/nasihat. (Sumarthana/balipost)

Baca juga:  Baik untuk Membuat Peraturan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 30 Juli 2026
BAGIKAN