Proyek restoran dan spa yang berlokasi di Banjar Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, hangus terbakar, Jumat (25/9). (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Proyek restoran dan spa yang berlokasi di Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, ludes terbakar, Jumat (25/9) siang. Insiden yang diduga dipicu oleh titik api di area atap ilalang tersebut menimbulkan kerugian materiil hingga Rp 300 juta.

​Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara. Ia menjelaskan bahwa laporan awal diterima oleh Bhabinkamtibmas Desa Sayan, Aipda A.A. Eka Saputra, melalui sambungan telepon dari pihak keamanan hotel yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca juga:  Suarakan Keberatan Naiknya Harga BBM, Massa Padati Bundaran Patung Kuda

​”Mendapat informasi tersebut, Bhabinkamtibmas langsung berkoordinasi dengan Piket Fungsi Polsek Ubud dan meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan area serta mengumpulkan keterangan para saksi,” ujar Kompol I Wayan Putra Antara.

​Berdasarkan keterangan dua orang pekerja di lokasi, Aziz Meilanta (37) dan Sandy Setyo Nugroho (30), aktivitas pengerjaan plafon gypsum di lantai dasar berjalan normal sejak pagi. Namun, sekitar pukul 14.00 WITA, para saksi melihat kepulan asap tebal membumbung dari area talang lantai satu pojok kanan yang beratap ilalang.

Baca juga:  Gudang Kayu di Desa Sari Mekar Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

​Melihat kobaran api mulai membesar, kedua saksi bergegas menuju lantai atas untuk memperingatkan para pekerja lainnya. Karyawan dan buruh proyek sempat berusaha memadamkan api secara swadaya menggunakan peralatan seadanya, seperti ember dan selang air, sebelum bantuan pemadam kebakaran tiba.

​Pemilik bangunan, I Gede Putra Ardana (47), yang mendapat kabar kebakaran tersebut langsung mendatangi lokasi dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran.

​”Sekitar pukul 14.30 WITA, dua unit armada Damkar Ubud tiba di TKP dan disusul dua unit tambahan dari Damkar Sukawati. Api berhasil dipadamkan beberapa saat kemudian sebelum merambat lebih jauh ke area pemukiman dan resort sekitar,” tambah Kapolsek.

Baca juga:  Jelang Penutupan TPA Suwung, Denpasar Ajak Hotel dan Restoran Kelola Sampah Secara Mandiri

​Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini, namun pemilik bangunan menelan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 300.000.000. Saat ini, Kepolisian Sektor Ubud masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya titik api. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN