Aci Tabuh Rah Pengangon atau Siat Tipat Bantal digelar di Desa Kapal, Badung, Sabtu 26 September 2026. Arus lalin di jalur itu akan dialihkan pukul 15.00-18.00 WITA. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kapat, Sabtu (26/9), Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, akan menggelar prosesi Aci Tabuh Rah Pengangon atau Siat Tipat Bantal. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini dipusatkan di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Kapal.

Pelaksanaan tradisi sakral tersebut akan menggunakan badan Jalan Raya Kapal, tepatnya di depan Pura Desa lan Puseh. Kondisi ini membuat pihak terkait melakukan rekayasa lalu lintas untuk menjaga keamanan dan kelancaran selama prosesi berlangsung.

Lurah Kapal I Nyoman Adi Setiawan, saat dikonfirmasi Kamis (24/9), membenarkan adanya pengalihan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung. “Bagi pengguna Jalan Raya Kapal pada tanggal tersebut bisa mencari jalan alternatif lainnya, dan kami juga mencantumkan rekayasa Lalu Lintas, karena saat prosesi berlangsung Jalan Raya Kapal akan ditutup sementara, untuk permaklumannya kami ucapkan terima kasih,” ungkapnya

Baca juga:  Belasan Orang Terkonfirmasi Positif, PTM SMKN 3 Tabanan Dialihkan ke Daring

Menurutnya, pengalihan arus lalu lintas diberlakukan mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WITA. Pengguna Jalan Raya Kapal diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Khusus kendaraan truk dan bus besar, pengaturan juga dilakukan untuk mencegah kepadatan. Kendaraan dari arah Denpasar menuju Tabanan diarahkan parkir sementara di Terminal Barang/Kargo dan kawasan Puspem Badung hingga kegiatan selesai.

Baca juga:  5 Berita Terpopuler: Banjir Terparah Sepanjang Sejarah Bali hingga Puluhan KK di Antiga Ngungsi

Sementara kendaraan truk dan bus besar dari arah Tabanan menuju Denpasar diarahkan parkir sementara di Terminal Tipe A Mengwi sampai prosesi berakhir. Pengendara yang melintas di kawasan tersebut diimbau mematuhi arahan petugas, menggunakan jalur alternatif, serta mengutamakan keselamatan dan kelancaran lalu lintas. “Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Mari bersama menjaga kelancaran, ketertiban, dan keselamatan lalu lintas,” katanya.

Selain pelaksanaan Aci Tabuh Rah Pengangon, tahun ini terdapat rangkaian kegiatan baru berupa Jong Fest. Festival tersebut digelar di Lapangan Pratu Made Linggih, Kapal, tepatnya di sebelah timur Wantilan Desa Adat Kapal. “Ya untuk Jong Fest baru pertama dilaksanakan. Dalam festival ini akan dilaksanakan berbagai lomba dan hiburan musik,” ucapnya.

Baca juga:  Dilanjutkan, Pembahasan Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali

Sementara itu, prosesi Aci Tabuh Rah Pengangon diawali dengan maturan tipat dan bantal di Pura Desa lan Puseh. Selanjutnya dilaksanakan Peed Pamerak Tirta dari Pura Purusada menuju Pura Desa lan Puseh Desa Adat Kapal. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan Aci Tabuh Rah Pengangon di depan Bale Agung (Jaba Tengah Pura Desa lan Puseh Desa Adat Kapal).

Sedangkan, pelaksanaan Aci Tabuh Rah Pengangon untuk masyarakat Desa Adat Kapal secara umum berlangsung di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di depan Pura Desa lan Puseh Desa Adat Kapal.(Parwata/balipost)

 

BAGIKAN