Evakuasi pohon jati tumbang yang menutup jalur nasional Denpasar-Gilimanuk di kawasan Gilimanuk, Selasa (18/8) sore. (BP/istimewa)

 

NEGARA, BALIPOST.com – Arus lalu lintas di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk sempat tersendat setelah pohon jati berukuran besar tumbang dan melintang di badan jalan, Selasa (18/8) sore. Pohon tumbang terjadi di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk sekitar pukul 15.40 WITA, tepat di sebelah barat Batalyon TP Gilimanuk. Pohon jati dengan diameter sekitar 60 sentimeter tersebut roboh hingga menutup akses kendaraan dari kedua arah.

Kapolsek Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, Rabu (19/8) mengatakan pohon tumbang diduga akibat kondisi batang yang sudah lapuk. Kondisi tersebut membuat kekuatan akar tidak lagi mampu menopang pohon hingga akhirnya roboh ke badan jalan. “Dugaan awal akibat batang pohon tersebut sudah lapuk, sehingga akar tidak kuat menopang batang pohon lalu roboh,” ujar AKP Kukuh Emanuel.

Baca juga:  Pohon Perindang Tumbang, Tutup Jalan Singaraja - Amlapura

Begitu menerima laporan, petugas gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Penanganan melibatkan personel Polsek Gilimanuk, anggota Batalyon TP 928 Gilimanuk serta petugas TNBB.

Petugas kemudian memotong batang pohon menggunakan mesin gergaji atau chainsaw. Potongan kayu selanjutnya dipindahkan dari badan jalan sehingga akses kendaraan dapat kembali dibuka.

Selama proses evakuasi berlangsung, kepolisian menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas dari kedua arah. Rekayasa tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan dan petugas yang melakukan pembersihan.

Baca juga:  Pemkab Soroti Wisata ATV Tanpa Ijin

Setelah seluruh material pohon berhasil disingkirkan, jalur nasional Denpasar-Gilimanuk kembali normal. Kendaraan dari kedua arah dapat melintas tanpa hambatan.

Petugas juga mengimbau pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut agar tetap berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat dan melintas di kawasan yang banyak terdapat pepohonan. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN