Warga Jimbaran tumpah-ruah ke jalan antisipasi keributan. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Warga Jimbaran tumpah ruah ke jalan untuk bersiaga menyusul adanya informasi keributan dan serangan, Selasa (22/9) malam. Setelah ditelusuri aparat kepolisian, informasi tersebut berkembang dari adanya perselisihan antara warga Jimbaran berinisial IGKA (23) dengan kekasih mantan pacarnya. Kejadian tersebut ditangani Polsek Kuta Selatan.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Rabu (23/9) menjelaskan bahwa beredar informasi adanya keributan di depan hotel, Jalan Karang Mas, Selasa pukul 21.45 WITA. Pihak kepolisian langsung menindaklanjuti informasi tersebut dan melakukan penyelidikan.

Baca juga:  Kenakan Udeng Merah, Jokowi Kunjungi Pura Sakenan

“Pihak pelapor (IGKA) sudah dimintai keterangan di Polsek Kuta Selatan. Terlapornya berinisial IKAP usia 19 tahun beralamat di Sading, Mengwi, Badung,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan IGKA, Adi menambahkan, sekitar tiga minggu lalu ia sempat mengirim pesan lewat media sosial ke mantan pacarnya, Cl. Selanjutnya pada Selasa pukul 11.37 WITA, saat IGKA kerja di hotel kawasan Jimbaran, menerima pesan lewat media sosial dari Bo. Waktu itu, Bo mengaku pacar Cl dan mengajak IGKA bertemu.

Baca juga:  Korban Kebakaran Bedeng di Jimbaran Ngungsi ke Rumah Warga

IGKA sempat minta maaf karena merasa bersalah menghubungi Cl. Namun Bo tetap tidak terima dan menolak berdamai.

Bo terus mengajak IGKA bertemu. “Pelapor merasa khawatir akan keselamatan dirinya karena terus diajak bertemu,” ungkapnya.

Akhirnya IGKA mau bertemu di Jalan Kampus Unud, namun setibanya di sana ternyata Bo tidak ada. Karena masalah itu belum selesai, Bo sempet mengancam akan mencari IGKA ke rumahnya.  Terkait ancaman itu IGKA akhirnya melapor  ke Polsek Kuta Selatan.

Baca juga:  Program CKG Anak Sekolah di Badung Ditarget 700 Ribu Peserta

“Sedangkan di Jalan Karang Mas  dan Jalan Kampus Unud Jimbaran tidak ada keributan. Hanya ada warga jimbaran yang berkumpul untuk mengantisipasi adanya keributan,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN