
MANGUPURA, BALIPOST.com – Kebutuhan air bersih di Badung Selatan terus meningkat seiring pesatnya pembangunan kawasan pariwisata dan permukiman. Menjawab tantangan tersebut, DPRD Badung mendorong penyertaan modal Rp150 miliar kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama agar kapasitas suplai air dapat ditingkatkan hingga 2.000 liter per detik, terutama untuk wilayah Ungasan, Pecatu, dan Jimbaran.
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti mengatakan, nilai penyertaan modal tersebut merupakan hasil pembahasan panjang antara legislatif dan eksekutif. DPRD menilai usulan awal sebesar Rp73 miliar belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih yang terus meningkat di Badung Selatan.
“Kebutuhan air kita di selatan itu 2.000 liter per detik. Sementara dari anggaran Rp73 miliar itu hanya mampu menyuplai sekitar 1.500 liter per detik. Nah, kami dorong, sudah tambah lagi penyertaan modal ini agar mampu menyuplai air sesuai dengan kebutuhan, yaitu 2.000 liter per detik,” ujar Anom Gumanti seusai rapat, Jumat (23/10).
Menurut Anom, pertumbuhan pembangunan infrastruktur jalan dan perkembangan kawasan pariwisata turut meningkatkan kebutuhan air, baik untuk rumah tangga maupun kegiatan usaha. Kondisi tersebut membutuhkan perencanaan jangka panjang serta penguatan infrastruktur produksi dan distribusi air minum.
Ia berharap tambahan modal ini mampu mengatasi kendala distribusi air yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Selain meningkatkan kapasitas pelayanan, Anom mendorong Perumda Tirta Mangutama berinovasi mencari sumber air baku alternatif, termasuk mengkaji kemungkinan pengolahan air laut.
Sementara itu, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Badung, I Wayan Sugita Putra dalam laporan rapat paripurna menyampaikan bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama telah disepakati Bapemperda untuk selanjutnya dimohonkan persetujuan pimpinan dan anggota DPRD.
Penyertaan modal sebesar Rp150 miliar tersebut direncanakan berlangsung bertahap selama tiga tahun anggaran, yakni 2027 hingga 2029. Hingga 2025, Pemerintah Kabupaten Badung telah menyertakan modal sebesar Rp334,13 miliar kepada Perumda Tirta Mangutama. Dengan tambahan investasi tersebut, total penyertaan modal daerah diproyeksikan mencapai Rp484,13 miliar pada 2029.
Dana ini diarahkan untuk meningkatkan layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), memperkuat kinerja perusahaan daerah, mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, serta meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). (Parwata/balipost)










