Petugas melakukan pemantauan kondisi hutan yang terbakar (BP/Ist)

BANGLI, BALIPOST.com – Sekitar empat hektar kawasan hutan lindung di Bukit Mendaa, wilayah Desa Subaya, Kintamani, hangus akibat kebakaran pada Selasa (15/9). Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh rambatan api dari wilayah perbukitan Desa Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Berdasarkan informasi kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 wita. Api pertama kali terlihat dari wilayah perbukitan Desa Tejakula yang kemudian merambat membakar semak belukar dan pepohonan di Kawasan Hutan Lindung Bukit Mendaa Desa Subaya. Menindaklanjuti kejadian itu petugas Polhut KPH Bali Timur bersama masyarakat sekitar mendatangi lokasi kebakaran dan berusaha memadamkan api menggunakan ranting kayu dan alat seadanya.

Baca juga:  Dua Armada Damri Dirusak

Sekitar pukul 12.00 Wita, kebakaran berhasil dikendalikan. Namun ada terdapat beberapa titik api belum bisa dipadamkan karena lokasinya berada di tebing dan jurang yang curam sehingga sulit dijangkau. Untuk mengantisipasi api kembali merambat ke kawasan tersebut petugas gabungan dan masyarakat berupaya membuat sekat api/ilaran.

Kapolsek Kintamani Kompol Dwi Puja Rimbawa dikonfirmasi Rabu (16/9) membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Dugaan awal penyebab kebakaran bermula dari adanya kebakaran di daerah Desa Tejakula, Buleleng yang kemudian merembet ke wilayah Bukit Menda Desa Subaya. “Lokasi kebakaran merupakan perbukitan dan tebing terjal sehingga pemadaman sulit dilakukan,” ujarnya.

Baca juga:  Diguyur Hujan, Kebakaran Lereng Ijen Tersisa Satu Titik

Dikatakan juga bahwa petugas sudah melakukan penyekatan di lokasi kebakaran agar kebakaran tidak meluas. “Kondisi saat ini masih terdapat 1 titik api namun keberadaannya di bawah dan jauh dari pemukiman warga,” kata Dwi Puja. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN