Pedagang pelataran Pasar Kumbasari yang sebelumnya berjualan di Pasar Badung dipindahkan kembali ke Pasar Kumbasari pada Rabu (9/9). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bertepatan dengan setahun bencana banjir bandang di Denpasar, pedagang pelataran Pasar Kumbasari mulai kembali menempati lokasi sebelumnya. Pedagang mengaku bersyukur bisa kembali ke Pasar Kumbasari setelah selama setahun terakhir menempati pelataran Pasar Badung pascabencana yang terjadi pada 10 September 2025.

Sebanyak 346 pedagang pelataran Pasar Kumbasari yang sebelumnya berjualan di Pasar Badung dipindahkan kembali ke Pasar Kumbasari. Pemindahan dilakukan seluruhnya pada Rabu (9/9) ini, termasuk pedagang sore dan pedagang pagi.

Baca juga:  Bangunan di TWA Penelokan Akhirnya Dibongkar

Ketua SPI Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, I Ketut Adiasa, didampingi Kepala Unit Pasar Kumbasari Malam, I Wayan Gama, mengatakan seluruh pedagang yang sebelumnya menempati sisi barat pelataran Pasar Badung dipindahkan kembali ke Pasar Kumbasari. “Sejumlah 346 potensi. Hari ini semua kita pindahkan,” ujar Adiasa.

Menurutnya, pedagang kembali menempati tempat masing-masing seperti sebelum dipindahkan ke Pasar Badung. Setelah tempat berjualan di Pasar Badung ditutup, pedagang langsung menempati lokasi mereka di Pasar Kumbasari pada sore hari. Sementara itu, pengaturan kawasan timur di Pasar Badung akan dioptimalkan untuk parkir.

Baca juga:  Terjangkit COVID-19, Ibu dan Anak Asal Sanur Meninggal

Adiasa mengatakan, setelah pemindahan pedagang, pihaknya juga menyiapkan upaya mitigasi kebencanaan. Sesuai arahan pimpinan, simulasi mitigasi kebencanaan direncanakan dilaksanakan pada Oktober mendatang. Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala BPBD serta jajaran terkait mengenai rencana simulasi tersebut.

Salah seorang pedagang telur, Emma (43), mengaku bersyukur dapat kembali berjualan di Pasar Kumbasari. Ia berharap tidak ada lagi pemindahan akibat bencana maupun musibah lainnya. “Ya, merasa bersyukur sekarang. Mudah-mudahan tidak pindah-pindah lagi. Mudah-mudahan tidak ada musibah,” ujar Emma.

Baca juga:  Anggota DPD dari Bali Kompak Minta Dihapusnya Pasal 7 Poin F Pergub No. 40/2019

Ia juga menyambut baik pemasangan alarm di kawasan pasar. Menurutnya, keberadaan alarm dapat membantu pedagang meningkatkan kewaspadaan.”Karena sekarang sudah dipasang alarm. Kita sebagai pedagang bisa waspada,” katanya.

Emma berharap aktivitas di Pasar Kumbasari kembali ramai, baik oleh pembeli maupun pengunjung. Ia juga berharap para pedagang yang sebelumnya memiliki pelanggan di Pasar Kumbasari dapat kembali menemukan dan melayani pelanggan mereka. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN