Warga antre untuk membeli LPG 3 Kilogram saat pasar murah di Desa Tegal Harum, Denpasar, Selasa (8/9). Pasar murah ini merupakan upaya pemerintah desa dalam mambantu warganya dalam membeli LPG 3 Kilogram yang mulai sulit didapatkan di pasaran. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah di Desa Pemogan, operasi pasar murah LPG 3 Kilogram digelar di Desa Tegal Harum, Selasa (8/9). Pasar murah ini digelar lantaran terjadi kelangkaan di wilayah tersebut, serta kouta harian yang didistribusikan pada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara mengatakan, antrean panjang masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram sering terjadi di berbagai pangkalan gas di wilayah Denpasar.  Ia menilai kelangkaan ini sudah terjadi secara merata.

Baca juga:  Pemilik Oplos Gas Ditangkap, Untung Ratusan Juta

Disiai lain dia mengungkapkan, kuota harian LPG kilogram di KDMP Tegal Harum saat ini tidak lagi mencukupi kebutuhan warga. Ia mengatakan, kouta harian hanya 30 tabung per hari dan hanya didistribusikan pada Senin hingga Sabtu.

“Di KDMP kami hanya mendapat pasokan 30 tabung per hari dari Senin hingga Sabtu,” ujarnya.

Pasokan ini, kata Komang Adi, sangat jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 3.500 KK di desa tersebut. Terlebih sebagian besar pengguna LPG 3 kilogram merupakan pelaku UMKM.

Baca juga:  RSUP Sanglah Kembangkan Cangkok Ginjal dari Luar Keluarga

Oleh karena itu, pemerintah Desa Tegal Harum berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar untuk menggelar pasar murah. Demikian pihaknya pun berencana menggelar kegiatan serupa secara berkala. Hal ini menyikapi sulitnya masyarakat mencari gas bersubsidi tersebut.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Disperindag dan segera bersurat. Rencananya mulai Jumat depan, pasar murah ini akan kami jadwalkan rutin dua kali dalam seminggu hingga pasokan dan kondisi di lapangan kembali normal,” paparnya.

Baca juga:  Gas Melon Langka di Denpasar, Harga Tembus Rp 25 Ribu per Tabung

Demikian Komang Adi mengatakan, pada pasar murah yang digelar ini disambut antusiasme warga. Hal tersebut nampak saat pembagian nomor urut antrean, langsung ludes dalam hitungan menit setelah dibuka pada pagi hari.

Untuk memastikan pemerataan, pihaknya memberlakukan aturan satu KTP untuk satu tabung gas. Seperti di Pemecutan, pada pasar murah di Tegal Harum juga mendistribusikan 100 tabung LPG 3 kilogram kepada masyarakat. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN