Kontingen Kabupaten Bangli dalam Porprov Bali XVI tahun 2025. (BP/Ist)

BANGLI, BALIPOST.com – Bonus bagi atlet Bangli peraih medali Porprov Bali 2025 rencananya dicairkan di APBD Perubahan 2026. Pemkab Bangli menyiapkan alokasi anggaran mencapai Rp3,2 miliar untuk mengapresiasi para atlet tersebut.

Sekretaris Umum KONI Bangli, Achmad Agus Tahar, Rabu (2/9) mengungkapkan keterlambatan pencairan bonus atlet terjadi karena adanya perubahan pos anggaran dari pemerintah daerah. Semula, alokasi bonus dirancang memanfaatkan Dana Alokasi Umum (DAU) pendidikan.

Baca juga:  Kejurnas Yongmoodo Kasad Cup, Atlet Putri Duta Kodam Udayana Melaju ke 8 Besar

Namun, anggaran DAU mengalami penurunan drastis dari pemerintah pusat sehingga tidak memungkinkan untuk mengalokasi bonus atlet. Bonus kini dialokasikan dari APBD murni pada APBD Perubahan 2026.

Pihaknya memastikan proses administrasi telah berjalan dengan ditandatanganinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Diperkirakan pencairan akan dilakukan pada bulan ini atau Oktober mendatang. “NPHD sudah ditandatangani. Kalau tidak akhir September, ya Oktober cair,” ungkapnya.

Baca juga:  Ritual Penyucian Jagat di Pura Taman Sari Budakeling

Dengan pagu Rp3,2 miliar di APBD Perubahan 2026, nominal bonus bagi atlet perorangan dirancang mengalami penyesuaian. Untuk atlet peraih medali emas perorangan dirancang menerima Rp60 juta, meningkat Rp10 juta dibandingkan bonus pada Porprov sebelumnya.

Sementara itu, besaran bonus untuk peraih medali perak dan perunggu perorangan diproyeksikan lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran.

Seperti yang diketahui kontingen Bangli mencatatkan peningkatan prestasi pada Porprov Bali 2025 dengan memboyong 18 medali emas, 15 perak, dan 49 perunggu. Perolehan ini meningkat ketimbang Porprov sebelumnya yang mengumpulkan 15 emas, 16 perak, serta 48 perunggu. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Sekda Badung Bagi-bagi Bonus ke Atlet PON Papua
BAGIKAN