
AMLAPURA, BALIPOST.com – Musim kemarau mulai melanda Kabupaten Karangasem. Kondisi ini, memicu sejumlah wilayah di beberapa kecamatan berpotensi dilanda kekeringan serta warganya mengalami kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, I Made Aditya Sugiharta mengungkapkan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ada tiga kecamatan yang berpotensi dilanda kekeringan yaitu Kubu, Karangasem dan Abang.
“Untuk Kecamatan Abang ada wilayah Desa Datah, sedangkan untuk Kecamatan Karangasem ada Desa Seraya Timur. Untuk Kecamatan Kubu hampir sebagian besar berpotensi namun yang paling rutin adalah Desa Ban, Tianyar dan Tianyar Tengah,” ujarnya, Selasa (25/8).
Aditya mengatakan, untuk melakukan antisipasi dampak kekeringan, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dan melakukan rapat bersama lintas sektor termasuk dengan Provinsi dan Balai Wilayah Sungai (BWS). Sehingga apabila terjadi kekeringan dan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan air bersih diharapkan ikut membantu melakukan pendistribusian air bersih.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan beberapa desa yang selama ini rutin melakukan permohonan pendistribusian air bersih. Jika ada masyarakat yang kesulitan air bersih untuk langsung bersurat. Mengingat sampai saat ini sudah memasuki musim kemarau, namun belum ada permintaan pendistribusian air bersih dari masyarakat ke BPBD Karangasem,” katanya. (Eka Parananda/balipost)









