Polres Badung menggelar simulasi demo anarkis untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Menyikapi aksi demo di Jakarta, Polres Badung memperkuat sistem pengamanan (Sispam) Kota. Pada Sabtu (22/8) dilaksanakan simulasi demo anarkis di pintu masuk selatan Puspem Badung. Terkait kejadian ini, polres mengerahkan pasukan Dalmas, Raimas dan mobil water cannon.

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menjelaskan simulasi tersebut dilaksanakan pukul 08.00 Wita dan mengerahkan 416 personel.

“Diskenariokan Satintelkam Polres Badung menerima informasi ada pengunjuk rasa menuju Kantor DPRD Badung,” ujarnya.

Baca juga:  Proses Bawa Ogoh-ogoh Harus Lewati Macet, Bisa Makan Waktu 12 Jam dan Biaya Puluhan Juta

Selanjutnya Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba memerintahkan personelnya monitoring, pulbaket, penggalangan, dan pelaporan perkembangan.
Massa bergerak menuju Kantor DPRD Badung dan polisi melakukan pemantauan, pengawalan, serta pengamanan jalur.

Selanjutnya tim negosiator melakukan pengamanan serta memberikan imbauan agar massa menyampaikan aspirasi secara tertib. Namun massa menolak imbauan tersebut dan mulai melakukan aksi dorong serta berusaha masuk ke Gedung DPRD.

Kapolres memerintahkan pasukan Dalmas melakukan penyekatan dan Satlantas melaksanakan pengalihan arus lalu lintas. Massa semakin anarkis dan melakukan pelemparan serta pembakaran.

Baca juga:  Tangani Persoalan Sampah Bali hingga Labuan Bajo, CCE Gandeng Startup dan CSO

Petugas memberikan peringatan dan melaksanakan tindakan pengendalian massa secara bertahap sesuai SOP dan ketentuan yang berlaku. Tim Keslap (kesehatan lapangan) mengevakuasi korban.

Sedangkan Tim Penangkap mengamankan pelaku yang diduga sebagai provokator, sementara Provost mengamankan personel yang terpancing emosi. Selanjutnya Tim Pemadam bersama Unit Pelindung memadamkan api.

Raimas melaksanakan penguraian massa sesuai prosedur hingga massa membubarkan diri. “Kegiatan Sispam Kota dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, kemampuan, serta sinergitas personel Polri, TNI, serta instansi terkait menghadapi potensi gangguan kamtibmas. Sekaligus menguji kesiapan pengamanan dan koordinasi antarunsur guna menciptakan situasi wilayah hukum Polres Badung yang aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Nataru, Polisi Pantau Aktivitas WNA di Cemagi dan Pererenan
BAGIKAN