Lomba Mancing Air Deras di saluran irigasi (telabah) Pura Puseh, Desa Tulikup, Gianyar, Minggu (16/8).(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjaga kondusivitas wilayah menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkel), Tim Pengelola Agrowisata Tulikup menggelar Lomba Mancing Air Deras di saluran irigasi (telabah) Pura Puseh, Desa Tulikup, Gianyar, Minggu (16/8).

​Kegiatan yang memanfaatkan potensi aliran sungai desa ini mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari berbagai lapisan masyarakat.

​Perwakilan Tim Pengelola Agrowisata Tulikup, Ir. Ketut Widya Wiradnyana dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa acara yang semula diprediksi hanya diikuti puluhan peserta ini justru dibanjiri partisipan. Selain sebagai wahana hiburan dan refleksi kecintaan pada alam, agenda ini dirancang khusus untuk merekatkan tali silaturahmi warga di tengah hangatnya suasana kontestasi politik desa.

​Suasana kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya para calon perbekel (kepala desa) di lokasi acara. Dari tiga kandidat yang bertarung dalam Pilkel Tulikup, dua kandidat I Ketut Gede Nata Kesuma dan Dewa Putu Sadia tampak hadir memenuhi undangan panitia dan berinteraksi langsung dengan warga.

Baca juga:  Hari Kedua, Seminar ICNT Digelar di Taman Nusa Tulikup

​Sementara itu, satu kandidat incumbent I Made Ardika berhalangan hadir, karena adanya agenda lain yang bersamaan, namun tetap menyampaikan dukungan serta pesan persaudaraan kepada seluruh peserta dan warga yang hadir.

​Kehadiran para calon pemimpin desa di tengah arena lomba menjadi pesan simbolis bahwasanya persaingan politik tidak boleh merusak kerukunan antarwarga.

​”Tujuan utamanya tiada lain adalah memperlihatkan kepada publik bahwa di antara kandidat sangat damai, sangat akrab, tidak ada rasa persaingan yang begitu berarti. Jadi beliau-beliau itu memberikan contoh agar pilkel ini tidak membuat masyarakat dan anak muda terpengaruh atau saling bentrok,” ujar Widya.

Baca juga:  Cahaya Misterius di Langit Bali Bikin Heboh, BMKG Jelaskan Faktanya

​Melalui teladan keharmonisan yang ditunjukkan para calon perbekel serta kemeriahan lomba di Telabah Pura Puseh ini, masyarakat Tulikup diharapkan tetap bersatu, menjaga kedamaian, dan mempererat persaudaraan siapapun yang nantinya terpilih menjadi perbekel definitif. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN