
DENPASAR, BALIPOST.com – Sebanyak 72 pemuda dan pemudi terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Bali resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2026. Pengukuhan dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (15/8).
Para Paskibraka tersebut akan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat Provinsi Bali, Senin (17/8).
Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan pernyataan pengukuhan oleh Gubernur Koster. Selanjutnya dilakukan penyematan Lencana Latihan Kepemimpinan Perintis dan kendit kepada Komang Agus Dharma Yasa selaku pimpinan pasukan.
Dalam pernyataan pengukuhannya, Koster meminta seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pengabdian sebagai Paskibraka, kata dia, hendaknya dimaknai sebagai bagian dari dharma bakti kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Saya, Gubernur Bali, mengukuhkan anak-anakku sekalian sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2026. Semoga seluruh pengabdian yang dilaksanakan menjadikan dharma bakti yang suci serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Koster.
Koster juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat para anggota Paskibraka yang dinilai telah menunjukkan kesiapan untuk menjalankan tugas pada momentum penting peringatan kemerdekaan.
Menurutnya, pengibaran bendera pada 17 Agustus merupakan tugas yang memiliki makna penting karena hanya berlangsung setahun sekali. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat atas perjuangan para pendahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Ia mengaku senang melihat semangat yang ditunjukkan para Paskibraka. Gubernur Koster menilai mereka merupakan putra-putri terbaik Bali yang mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas kenegaraan pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Ini akan jadi putra-putri terbaik Bali,” ujarnya.
Sebanyak 72 anggota Paskibraka tersebut berasal dari sembilan kabupaten/kota di Bali dengan keterwakilan yang tersebar di seluruh wilayah. Mereka telah menjalani rangkaian pembinaan dan pelatihan sebelum dikukuhkan dan selanjutnya melaksanakan tugas dalam formasi lengkap pada upacara 17 Agustus.
Pengukuhan ini menjadi tahapan penting sekaligus penanda kesiapan akhir para Paskibraka Provinsi Bali sebelum mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Bali.
Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari suksesnya pelaksanaan upacara, tetapi juga membentuk karakter disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, serta semangat kebangsaan pada generasi muda Bali. (Ketut Winata/balipost)










