
BANGLI, BALIPOST.com – Warga di Lingkungan Petak, Kelurahan Bebalang, sempat panik akibat kepulan asap hitam dari sempadan sungai pada Selasa (11/8) siang. Api berasal dari pembakaran sampah yang merembet hingga membakar tumpukan ban bekas dan semak-semak.
Kapolsek Bangli Kompol I Gusti Made Sudarma Putra membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dikatakan kejadian bermula sekitar pukul 11.00 WITA saat seorang pekerja bengkel audio mobil, I Wayan Irvan Mardana Idri Yana (28), membakar sampah serutan kayu dan plastik di belakang bengkel tempatnya bekerja. “Sekira pukul 11.15 WITA api membesar sehingga yang bersangkutan melakukan pemadaman api dengan menggunakan air yang dialirkan dengan selang,” terangnya.
Pada saat melakukan pemadaman api, dari arah sungai timbul kepulan asap hitam ke udara. Setelah dilakukan pengecekan ternyata terdapat api menetes ke bawah dan membakar beberapa ban bekas yang sebelumnya dibuang di areal sempadan sungai. Api juga membakar semak-semak di sekitar sungai sehingga kondisi tersebut sempat menimbulkan keresahan masyarakat.
Wayan Irvan yang panik lantas menghubungi Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WITA.
Sudarma Putra mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material akibat peristiwa itu. “Kejadian kebakaran itu dipicu akibat kelalaian yang kurang memperhatikan keamanan pada saat melakukan pembakaran sampah, hingga menyebabkan api melalap ban bekas yang dibuang di areal sungai dan membakar semak-semak,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, BPBD Damkar Kabupaten Bangli, Cokorda Lanang Mahendra mengatakan untuk memadamkan api yang membakar tumpukan sampah, ban bekas, dan semak-semak tersebut, pihaknya menerjunkan sebanyak 8 personel dan dua unit armada ke lokasi. Proses pemadaman memakan waktu sekitar dua jam. Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (Dayu Swasrina/balipost)










