
SINGARAJA, BALIPOST.com – Tiga ruas jalan utama di pusat Kota Singaraja disiapkan untuk ditutup selama pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2026, 18-22 Agustus mendatang. Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng juga telah menyiapkan skenario pengalihan arus untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama festival berlangsung.
Tiga ruas jalan yang masuk dalam rencana penutupan yakni Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, dan Jalan Ngurah Rai. Namun, hingga Selasa (10/8), penutupan maupun pengalihan arus belum diberlakukan. Kondisi lalu lintas di kawasan tersebut masih berjalan normal. Pembangunan venue Bulfest belum sampai pada tahap yang mengharuskan badan jalan ditutup.
Pantauan Bali Post, Selasa pagi, persiapan Bulfest mulai terlihat di Jalan Veteran. Sejumlah tenda berbentuk kerucut telah terpasang di sepanjang ruas jalan tersebut.
Tenda itu nantinya digunakan sebagai lapak pelaku UMKM selama pelaksanaan festival. Kendaraan masih dapat melintas dari dua arah. Keberadaan tenda yang baru memanfaatkan sebagian badan jalan juga belum dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan AP, mengatakan pihaknya belum menerapkan penutupan maupun pengalihan arus karena kondisi jalan masih memungkinkan dilalui kendaraan. “Tenda yang dipasang hanya memakan sepertiga jalan. Jadi kami belum memberlakukan penutupan atau pengalihan arus lalu lintas. Masih dibuka dua arah,” ujarnya.
Meski demikian, Dishub mulai melakukan langkah pengamanan di sekitar lokasi. Sejumlah personel ditempatkan di titik tertentu. Rambu serta barrier juga mulai dipasang untuk memberikan peringatan kepada pengendara yang melintas di kawasan persiapan Bulfest.
Menurut Gunawan, penutupan jalan akan dilakukan ketika pembangunan dua panggung utama Bulfest dimulai. Kedua panggung tersebut berada di kawasan Tugu Singa Ambara Raja dan Catus Pata.
Namun, waktu pemasangan panggung utama tersebut masih dikoordinasikan dengan tim kreatif Bulfest. “Kapan panggung utamanya akan dipasang, ini masih kami koordinasikan dengan tim kreatif Bulfest,” katanya.
Seiring pelaksanaan Bulfest yang berlangsung selama lima hari, Dishub Buleleng telah menyiapkan rancangan pengalihan arus di sejumlah ruas jalan pusat kota. Dalam skenario sementara, kendaraan dari arah Karangasem menuju Jembrana akan dialihkan melalui Jalan WR Supratman. Selanjutnya, kendaraan diarahkan menuju Jalan Surapati, Jalan Hasanuddin, Jalan Dr. Sutomo, hingga Jalan Ahmad Yani.
Sementara kendaraan dari arah timur yang hendak menuju Denpasar akan diarahkan melalui Jalan WR Supratman, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Setiabudi, Jalan Gempol, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Mayor Metra. (Nyoman Yudha/balipost)







