Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP yang dipusatkan di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Rabu (5/8). (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP yang dipusatkan di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Rabu (5/8).

Ajang tahunan ini diikuti oleh pelajar SMP dari berbagai sekolah se-Kabupaten Gianyar. Sebanyak 53 pleton ambil bagian dalam perlombaan ini, yang terbagi ke dalam dua kategori utama berdasarkan jenjang dan jenis perlombaan.

Plt. Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar, Gusti Ngurah Sukadana, mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana strategis dalam membangun karakter generasi muda.

“Lomba gerak jalan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan pelajar. Selain mengedepankan prestasi, kami juga ingin membentuk karakter peserta agar memiliki disiplin, kekompakan, serta sportivitas,” ujar Gusti Ngurah Sukadana.

Baca juga:  Jalan Keliki-Sebali dan Payogan Rusak, Ketua DPRD Desak Pemkab Bentuk Satgas Khusus

Dalam lomba kali ini, panitia mempertandingkan dua kategori dengan rute dan jarak tempuh yang berbeda.

Gerak Jalan Indah dan Kreasi (SMP Putri) diikuti oleh 26 pleton dengan jarak tempuh sejauh 4,44 kilometer. Peserta memulai perjalanan dari sisi timur Balai Budaya Gianyar menuju utara ke perempatan, ke barat melewati Pasar Rakyat Gianyar dan depan Videotron.

Rute berlanjut ke Bypass Dharma Giri, memutar di Warung Ting-Ting, ke timur melewati FIF, dan memutar di Taman Kota Gianyar. Perjalanan diteruskan ke selatan melewati SMP Negeri 1 Gianyar, ke timur melewati depan Kantor Bupati Gianyar, Pasar Gianyar, hingga garis finis di depan Puri Gianyar.

Baca juga:  Tak Lolos Sekolah Negeri, Ribuan Siswa SMP di Denpasar Siap-siap Terima Subsidi

Gerak Jalan Ketepatan Waktu (SMP Putra): Diikuti oleh 27 pleton dengan jarak tempuh sejauh 6,40 kilometer. Peserta mengambil rute dari sisi timur Balai Budaya Gianyar menuju utara ke perempatan, ke barat melewati Pasar Rakyat Gianyar, depan Videotron, hingga Bypass Dharma Giri.

Peserta kemudian memutar dan bergerak ke timur melewati Kantor Pajak hingga kawasan Gacoan, dan memutar di Taman Kota Gianyar. Selanjutnya, rute mengarah ke selatan melewati SMP Negeri 1 Gianyar, ke timur melewati depan Kantor Bupati Gianyar, Pasar Gianyar, dan berakhir di depan Puri Gianyar.

Panitia juga memberlakukan ketentuan khusus di kawasan lampu merah Kantor DPRD Gianyar ke arah timur. Di titik ini, seluruh peserta dari kedua kategori dilarang melakukan kreasi, berhenti, berlari, maupun membuka dan menutup formasi barisan. Khusus kategori Gerak Jalan Indah dan Kreasi, seluruh atraksi hanya diperbolehkan pada pos-pos yang telah ditetapkan panitia.

Baca juga:  Dilalui Proyek Investor, Warga Tutup Akses Jalan Swadaya

Terkait aspek penilaian, Ngurah Sukadana menjelaskan bahwa seluruh peserta dinilai secara objektif berdasarkan kriteria yang meliputi kerapian gerakan, kedisiplinan, keindahan kreasi, serta ketepatan waktu.

Untuk menjaga objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar melibatkan dewan juri dari berbagai unsur kompeten, yang terdiri atas TNI, Polri, Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS), guru olahraga, serta guru seni.

Rangkaian kegiatan gerak jalan di Kabupaten Gianyar ini sendiri telah dimulai sehari sebelumnya melalui perlombaan tingkat SMA/SMK, dan nantinya akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan lomba gerak jalan untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN