Ketua MPR Ahmad Muzani (tengah), didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi (kiri), Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (kedua kiri), Bambang Wuryanto (kiri), Abcandra Muhammad Akbar (kempat kanan), Rusdi Kirana (ketiga kanan), Hidayat Nur Wahid (kedua kanan), Eddy Soeparno (kanan) memberi keterangan pers usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (3/8/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan sidang tahunan MPR serta sidang bersama MPR, DPR, dan DPD digelar pada 14 Agustus 2026 pagi dengan mengundang jajaran presiden terdahulu Republik Indonesia.

Hal itu merupakan hasil rapat gabungan pimpinan MPR, fraksi-fraksi, kelompok DPD, dan alat kelengkapan MPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8).

“Rapat memutuskan bahwa sidang tahunan MPR dan sidang bersama MPR, DPR, dan DPD diselenggarakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, dimulai pada pukul 8.30 sampai selesai. Diharapkan sebelum Shalat Jumat sudah selesai,” katanya dilansir dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Defisit APBN Tahun ini Mencapai Rp 939,6 Triliun

Dia menjelaskan agenda pokok sidang tersebut, yaitu pidato Ketua MPR dan Ketua DPD dilanjutkan dengan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang sekaligus akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara.

Selain menetapkan jadwal sidang, MPR juga telah menyusun daftar tamu undangan.

Muzani merincikan MPR bakal mengundang seluruh presiden dan wakil presiden terdahulu. Undangan juga akan dikirimkan kepada mantan pimpinan MPR, DPR, dan DPD, jajaran menteri, duta besar serta ketua umum partai politik.

Baca juga:  Pariwisata Disorot, Bupati Suwirta Minta Jaga Kondusivitas Nusa Penida

Kendati demikian, MPR belum dapat memastikan nama-nama yang sudah terkonfirmasi hadir dalam agenda tahunan tersebut.

“Undangan belum kita layangkan karena masih dalam proses pencetakan,” kata Muzani. (kmb/balipost)

BAGIKAN