Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih. (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Peta politik dan roda organisasi DPD II Partai Golkar Kabupaten Gianyar bergerak cepat pascaberpulangnya I Wayan Gede Sudarta di Penang, Malaysia, akhir Juli lalu. Langkah konsolidasi internal kini tengah berjalan, mulai dari penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II hingga pembahasan mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk mengisi kekosongan kursi di DPRD Kabupaten Gianyar.

​Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih (Demer), resmi menunjuk Bendahara DPD I Golkar Bali, I Gede Sudiana, sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Gianyar. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) tertanggal Minggu (2/8) guna menjamin agenda serta dinamika partai tetap solid.

Baca juga:  Kembali Meningkat, Gempa Vulkanik Gunung Agung

​Bendahara DPD II Partai Golkar Gianyar, I Gusti Agung Arika Sudewa, dikonfirmasi Rabu (5/8) mengonfirmasi bahwa penunjukan Sudiana telah selaras dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta regulasi internal partai.

​”Sesuai aturan, pengisi Plt berasal dari pengurus satu tingkat lebih tinggi. Kebetulan Pak Gede Sudiana merupakan pengurus DPD I yang berasal dari Gianyar. Beliau ditugaskan mengisi jabatan sementara agar roda organisasi terus berputar,” terang Agung Arika Sudewa.

​Di sisi legislatif, kepergian almarhum Sudarta menyisakan satu kursi kosong di fraksi Golkar DPRD Gianyar. Berdasarkan data hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, nama I Kadek Era Sukadana mengemuka sebagai calon kuat penerus melalui mekanisme PAW.

Baca juga:  Festival Layang-layang Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisata

Era merupakan peraih suara terbanyak berikutnya di Daerah Pemilihan (Dapil) Ubud dan pernah menjabat sebagai anggota dewan pada periode sebelumnya.

​Merespons dinamika tersebut, Era Sukadana menyatakan kesiapannya jika amanah partai dan rakyat kembali diberikan kepadanya, meski saat ini rasa duka atas berpulangnya Sudarta masih mendalam.

​”Tiang mengucapkan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa apabila diberikan kesempatan untuk kembali duduk di dewan. Tetapi, tiang sangat terpukul kehilangan teman baik sekaligus kader terbaik Dapil Ubud dan Kabupaten Gianyar. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkap Era.

Baca juga:  PAW Yonda Mulai Dibahas

​Terkait kelanjutan administrasi pelantikan, Ketua KPU Gianyar, I Wayan Mura, menjelaskan pihaknya masih menunggu surat permohonan resmi dari pimpinan DPRD Gianyar.

​Sesuai prosedur ketatanegaraan, proses PAW akan digulirkan setelah DPRD menyurati KPU untuk memverifikasi keabsahan calon pengganti berdasarkan perolehan suara sah Pileg 2024.

Setelah hasil verifikasi rampung, KPU akan menerbitkan surat keterangan resmi sebagai dasar proses pengusulan pelantikan ke Gubernur Bali melalui Bupati Gianyar. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN