
NEGARA, BALIPOST.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan berat terjadi di wilayah hukum Polres Jembrana. Sebuah truk tronton dilaporkan melintasi jalur berlawanan dan menabrak satu unit mobil pribadi di Jalan Raya Jurusan Denpasar-Gilimanuk, Selasa (4/8) pagi.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan yang terjadi sekira pukul 09.55 Wita tersebut.
“Insiden kecelakaan melibatkan kendaraan Truck Tronton Hino berpelat nomor DK 8198 DK dengan kendaraan Toyota Veloz berpelat nomor DK 1632 ACW,” ujar AKP Sugianta.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, kecelakaan yang terjadi di tikungan tanjakan KM 65-66, tepatnya di Banjar Swastika, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, ini bermula dari pergerakan kendaraan truk tronton.
Kendaraan berat tersebut awalnya datang dari arah utara menuju selatan atau dari jurusan Denpasar menuju Gilimanuk. Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan medan jalan berupa tikungan ke kanan yang dilanjutkan jalan lurus disertai turunan, truk tronton tiba-tiba bergerak ke kanan dan masuk ke jalur pengendara lain.
Nahas, pada saat bersamaan dari arah berlawanan yaitu Gilimanuk menuju Denpasar, melintas kendaraan Toyota Veloz yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial SA (asal Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan) pada jalurnya. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan adu banteng tersebut tidak dapat dihindari.
Sementara itu, pengemudi kendaraan truk tronton F asal Pesisok, Desa Santong, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur tidak mengalami luka. Namun, akibat benturan keras tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Kendaraan truk tronton mengalami pecah pada bagian kaca serta kerusakan pada bemper kanan. Sedangkan kendaraan Toyota Veloz mengalami ringsek parah pada bagian depan serta kerusakan berat di area bemper.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun arus lalu lintas sempat tersendat sesaat sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas Satlantas Polres Jembrana. Kami imbau para pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur turunan dan tikungan,” pungkas AKP Sugianta. (Surya Dharma/balipost)










