
NEGARA, BALIPOST.com – Aktivitas pembongkaran muatan di Pelabuhan Dermaga Landing Craft Machine (LCM) Gilimanuk, sempat tersendat karena satu unit truk tronton bermuatan semen terjebak dan tidak bisa bergerak. Kondisi ini terjadi setelah ramp door (pintu rampa) kapal KMP Perkasa Prima 5 mendadak patah.
Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, Selasa (11/8), menjelaskan, insiden bermula saat KMP Perkasa Prima 5 tengah melangsungkan proses pembongkaran muatan kapal di dermaga.
Menurutnya, pintu ramp kapal mengalami patah sekitar dua meter dari bagian ujung. “Saat kejadian, truk tronton tersebut tepat berada di atas ramp door, sehingga kendaraan berukuran besar itu tersangkut dan tidak bisa bergerak,” ujar Suparta.
Dijelaskan, kendaraan yang terlibat merupakan truk tronton berwarna abu-abu dengan nomor polisi B 9395 KFU yang dikemudikan Sugiman (41), warga asal Boyolali, Jawa Tengah. Truk tersebut sedang mengangkut muatan berupa semen.
Mengetahui kejadian tersebut, kru KMP Perkasa Prima 5 langsung bergerak cepat menghubungi pihak Lembaga Pengelola Pelabuhan/LPS Gilimanuk untuk berkoordinasi dalam evakuasi dan penanganan teknis lebih lanjut.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. “Aktivitas pelayaran dan lalu lintas penyeberangan di Pelabuhan LCM Gilimanuk dipastikan tetap berjalan normal tanpa kendala berarti,” pungkasnya.
(Witari/denpost)










