
AMLAPURA, BALIPOST.com – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karangasem kembali melaksanakan lomba gerak jalan indah 45 kilometer serangkaian untuk memeriahkan HUT RI Ke-81 tahun. Selain gerak jalan indah 45 km, juga dilaksanakan lomba gerak tingkat pelajar dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Disdikpora Karangasem, I Gusti Bagus Budiadnyana mengungkapkan, untuk lomba gerak jalan tingkat Sekolah Dasar (SD) akan dilaksanakan pada 6 Agustus 2026, untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dilaksanakan pada 7 Agustus 2026 sedangkan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) akan dilaksanakan pada 8 Agustus 2026.
“Selain lomba gerak jalan tingkat pelajar, kami juga melaksanakan lomba gerak jalan umum putra 17 kilometer putra dan gerak jalan umum indah putri. Sementara, untuk gerak jalan umum putra 17 kilometer akan dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 dan gerak jalan umum indah putri akan dilaksanakan pada 11 Agustus 2026. Sedangkan untuk lomba gerak jalan umum 45 kilometer yang jumlah pesertanya mencapai puluhan regu akan dilaksanakan pada 14 Agustus 2026,” ucapnya, pada Rabu (29/7).
Budiadnyana mengatakan, kalau total hadiah yang diperebutkan untuk seluruh lomba gerak jalan tersebut mencapai Rp 298 juta. Khusus untuk lomba gerak jalan 45 kilometer peserta yang berhasil mencapai garis finish dengan utuh akan langsung mendapatkan hadiah sebesar Rp 1 juta per regu.
“Kalau untuk juara 1 lomba gerak jalan umum 45 kilometer akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 25 juta, juara 2 mendapat Rp 20 juta dan juara tiga mendapat Rp 15 juta. Selain itu juara harapan 1-3 juga akan mendapatkan hadiah jutaan rupiah,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk memperlancar jalannya perlombaan, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait terutama untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute yang akan dilalui oleh para peserta lomba gerak jalan nantinya.
“Lomba gerak jalan umum 45 kilometer, karena rutenya yang jauh dari Pantai Wates Yeh Malet atau perbatasan Karangasem-Klungkung untuk start dan finish di GOR Gunung Agung Amlapura. Serta harus dua kali transit sebelum mencapai garis finish, tentu membutuhkan pengaturan lalu lintas agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan aman,” imbuh Budiadnyana. (Eka Parananda/balipost)








